RUQYAH SYAR'IYAH        CIRI TERKENA JIN        BEDA JIN,SETAN,IBLIS        KESAKSIAN        UMROH-HAJI        RUQYAH        DUKUN BERBAJU KYAI

Selasa, 06 November 2012

Ruqyah Syar’iyah, Terapi Multifungsi – Serial Ruqyah Islami



Ust. Hasan Bishri, Lc. (Pimpinan Klinik Ghoib dan Praktisi Ruqyah) 021-7037 4645

Ruqyah Terapi Holistik
Bismillah wal hamdulillah. Allah berfirman, “Dan Kami al-Qur’an suatu yang jadi penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman…”. (QS. Al-Isra’: 82). Di surat lain, “Katakanlah, al-Qur’an itu adalah petunjuk dan kesembuhan bagi orang-orang yang beriman…”. (QS. Fushshilat: 44).
Imam as-Syinqithi rahimahulloh berkata, “Kesembuhan yang dikandung al-Qur’an meliputi kesembuhan hati dari penyakit-penyakitnya seperti keraguan dan kemunafikan serta yang lainnya. Dan ia juga meliputi kesembuhan untuk badan apabila al-Qur’an itu dipakai untuk meruqyahnya, sebagaimana disebut dalam hadits shahih yang mengisahkan seorang shahabat Rasulullah meruqyah orang yang tersengat kalajengking dengan membaca surat al-Fatihah.” (Kitab Tafsir Adhwa-ul Bayan: 3/ 624).

Imam Ibnul Qoyyim al-Jauziyah rahimahulloh berkata, “Sebagaimana diketahui banyak orang, bahwa sebagian ucapan (perkataan) punya kekhususan dan bermanfaat secara nyata. Lalu bagaimana dengan ucapan Allah, Rabb semesta alam. Yang notabene keutamaannya dibanding dengan ucapan selain-Nya seperti keutamaan Allah dibanding para makhluk ciptaan-Nya. Al-Qur’an merupakan obat yang sempurna, perlindungan yang kuat, cahaya yang terang benderang, dan rahmat yang menyeluruh.
Yang mana kalau diturunkan pada gunung, niscaya gunung itu akan runtuh karena keagungan dan kebesaran-Nya. Allah berfirman, “Dan Kami al-Qur’an suatu yang jadi penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman…”. (QS. Al-Isra’: 82). Dan kata “Min” dalam ayat tersebut berfungsi untuk menjelaskan jenis (lil jinsi), bukan bermakna memparsialkan (lit tab’idh). Itulah pendapat yang paling valid.” (Kitab Zadul Ma’ad: 4/ 177).

Ruqyah Terapi Multi Fungsi
Banyak orang yang salah pahamakan kegunaan terapi ruqyah. Mereka mengira bahwa ruqyah hanya untuk terapi gangguan jin, penyakit non medis atau sakit jiwa. Padahal ruqyah itu adalah bagian dari do’a. Sebagaimana kita berdo’a kepada Allah, kita memohon kepada-Nya tidak hanya masalah akhirat, tapi juga masalah dunia. Selamat dari petaka dan bencana, lancar rizki, badan sehat, sukses dalam bekerja dan berkarir, lancar dalam usaha dan bisnis, serta hajat duniawi lainnya. Semua itu kita mohonkan kepada Allah melalui do’a-do’a.
Begitu juga terapi ruqyah syar’iyah, dengan terapi tersebut kita memohon kepada Allah akan kesembuhan dari penyakit-penyakit yang kita derita, baik itu penyakit rohani atau jasmani, penyakit fisik atau non fisik, penyakit medis atau non medis, penyakit akibat ganbgguan jin (syetan) atau akibat gangguan makhluk lainnya. Karena segala macam penyakit itu terjadi karena kehendak (taqdir) Allah, dan dengan memohon kepada-Nya kita berobat dan mengharap turunnya kesembuhan, karena Dialah yang Maha Penyembuh.
Dalam Kitab Tuhfatul Maridh (Anugerah Terindah bagi Orang yang Sakit), Syekh Abdullah bin Ali al-Ju’aitsin hafizhohulloh berkata, “Termasuk sebab datangnya kesembuhan adalah berobat dengan Ruqyah Ilahiyah dengan bacaan ayat-ayat al-Qur’an dan do’a-do’a. karena ruqyah itu punya pengaruh yang sangat kuat untuk kesembuhan orang yang sakit atau menghilangkan penyakitnya. Jika seseorang berobat dengan ruqyah syar’iyah secara benar, maka ia akan melihat pengaruh ruqyah yang dahsyat dalam kesembuhannya dari segala macam penyakit, baik itu sakit fisik, jiwa atau hati.” (Kitab Tuhfatul Maridh: 80-81). Wallohu A’lam.

Tidak ada komentar:

Silahkan Ketik Judul Majalah Ghoib di Bawah ini

Memuat...