RUQYAH SYAR'IYAH        CIRI TERKENA JIN        BEDA JIN,SETAN,IBLIS        KESAKSIAN        UMROH-HAJI        RUQYAH        DUKUN BERBAJU KYAI

Jumat, 29 Mei 2009

4444444444444

444444444444

INDIKASI ORANG YANG TERKENA GANGGUAN JIN / SIHIR


  • Malas beribadah, sering lupa rokaat sholat
  • Emosional / Temperamen tinggi
  • Sering mimpi buruk
  • Imsomnia / sulit tidur
  • Was was, cemas, paranoid / ketakutan
  • Bisa melihat jin
  • Sulit mendapat jodoh
  • Dihantui kematian
  • Perubahan perasaan dari biasa biasa saja menjadi cinta dan berlebihan / sebaliknya
  • Ada bisikan – bisikan
  • Nafsu yang berlebihan
  • Dan lain lain.
DEFINISI RUQYAH SYAR’IYYAH
  • Bahasa : Bacaan perlindungan
  • Istilah : Bacaan yang berasal dari al qur’an dan hadis yang shohih yang di sampaikan dengan media suara untuk meminta kesembuhan dari Allah SWT bagi yang sakit dan perlindungan bagi yang sehat.
CIRI – CIRI RUQYAH SYAR’IYYAH
  • Yang di baca ayat – ayat al qur’an atau do’a yang terdapat dalam hadis yang shohih
  • Berbahasa Arab atau dengan bahasa yang bisa di fahami
  • Hanya Allah SWT satu – satunya penyembuh bukan ruqyah / peruqyah
BUKA : Setiap hari 09.00 – 16.30 WIB
Alamat : Gedung UNAS ( Samping Wayang Orang – BHARATA ) Jl. Pasar Senen dekat terminal Senen + 100 Meter Jakarta Pusat
Telp : 021-7037 4645 Hp : 0813 8185 5656

NAMA AGEN HABATUSSAUDA DAN MINYAK ZAITUN

NAMA AGEN HABATUSSAUDA DAN MINYAK ZAITUN


GHOIB RUQYAH SYAR’IYYAH ( GRS )

1. GRS Takengon Agc ( Aceh Tengah ) 0813 6000 2149

2. GRS Medan Agc – ( 061 ) 77379231 061 – 77379231

GRS Palembang Agc 0711 – 7917347

GRS Jambi Agc 0741 – 7076739

GRS Pontianak Agc 0561 – 7086191

GRS Semarang Agc 024 – 70163664



JABODETABEK

1. Fathan Agc ( Senen – Jakarta Pusat ) 0813 8185 5656

2. Bunda Inas ( Bintaro – Jakarta Selatan ) 021 – 73882083

3. Toko Obat Segar ( Kebayoran Lama –Jakarta Selatan ) 021 - 98184804
4. Nurul Maulida ( Kebayoran Lama – Jakarta Selatan ) 0812 1373 995
5. Suster Maryam ( R.S. Fatmawati – Jakarta Selatan ) 0852 8558 8100

6. Romi Marbun ( Cinere – Jakarta Selatan ) 021 - 99773382

7. Nurul Maulida ( Kebayoran Lama – Jakarta Selatan ) 0812 1373 995
8. Romi Marbun ( Cinere – Jakarta Selatan ) 021 - 99773382

9. Azmi Herba Sarutoga ( Cimanggis - Depok ) 0812 303 6050

10. Panji ( Klender ) 0856 150 4649

11. Jaka ( Utan Kayu – Jakarta Timur ) 0813 8185 5656

12. Frengky ( Leuwliang - Bogor ) 08 7878 2000 63 – 0251 8681815
13. Indra ( Menteng – Jakarta Pusat ) 021-319 06 581 - 08 7878 2000 63
14. Heri (Juanda – Jakarta Pusat ) 0812 870 4256



JAWA

1. Ali Rosidi ( Tegal ) 0852 2699 8353

2. Tom Hersen ( Tuban ) - 3114037

3. Gianto ( Jepara ) 0813 2649 6292

4. Arviani D ( Nganjuk ) 0358 - 323565

5. Salon Santi ( Malang ) 0341 – 410319

6. Suciati ( Surabaya ) 0816 15170275

7. Supriadi ( Lamongan ) 0813 3035 6603

8. Toko Zaidan ( Blitar ) 0812 3301308

9. Khasanah ( Sidoarjo ) 031- 7889084 – 0856 3250 730

10. Endang Suryowati ( Ponorogo ) 0813 3556 9036

11. Siti Hartini ( Sukolilo – Surabaya ) 031-5964783, 0859 31178931

12. Heri (Demak ) 0812 870 4256



LUAR JAWA

1. Siti Arfah ( Pangkal Pinang ) 0717- 431660

2. Sukandi ( Sungai Liat Bangka ) 0812 7329 624

3. Prapto ( Pekan Baru ) 0813 6574 0941

4. M Taufiq ( Bima NTB ) 0813 3950 9787

5. Emi Hasnul ( Bangka Barat ) 0717- 421405

6. M Ainur Rofiq Akbar ( Lamongan ) 0322 - 7707809
7. Aini ( Bangka Belitung ) 0819 2764 4868

8. Ana ( Palang karaya ) 0812 5045 370


Klinik Ghoib
Ruqyah Syar’iyyah & Bekam
021 - 380 22 39 , 021 -7037 4645 ( Flexy )
Atau Hubungi sms. 0813 8185 5656

www.posindonesia.com
www.tiki.co.id

Kenali Gangguan Syetan di Rumah Anda…!

Kebayang gak sih…, kalau rumah yang selama ini kita banggakan, kita jadikan sebagai tempat istirahat yang nyaman, tiba-tiba berubah jadi horor, seram dan menakutkan? Sering nampak kelebatan bayangan makhluk asing yang seram, muncul suara-suara aneh dan gaduh. Suasana rumah yang tadinya harmonis, jadi panas. Para anggota keluarga jadi temperamental dan emosional. Sering terjadi cek-cok dan pertengkaran. Padahal pemicunya masalah sepele. Pasti hal itu bikin kita bete….!

Apalagi kalau ada anggota rumah yang tiba-tiba pingsan, kesurupan, mengamuk kesyetanan, ngomel tak karuan, berteriak histeris seakan melihat hantu menakutkan. Ayah dan ibu sering berantem yang tak jelas penyebabnya. Anak-anak suka uring-uringan dan sulit dinasehati. Nuansa rumah tangga yang tadinya adem dan nyaman, berubah menjadi panas dan berantakan. Sehingga gak ada yang betah tinggal di rumah berlama-lama.

Kalau gejala seperti itu, sebagian atau keseluruhannya sudah kita rasakan di rumah. Hati-hati, itu bukan gangguan biasa, tapi ruaarrr biasa. Karena faktor penyebabnya bukan murni anggota keluarga. Ada ‘penghuni rumah lain’ yang datang dan nimbrung di rumah kita. Mereka sengaja hadir untuk merusak ketenangan dan keharmonisan rumah tangga kita. Mereka datang berniat untuk merusak tatanan rumah tangga yang selama ini telah kita bangun. Maka waspadalah selalu akan kehadiran syetan yang tak diundang.

Rasulullah mengingatkan kita. “Sesungguhnya di rumah-rumah itu ada ‘Awamir (jin rumahan). Apabila kalian melihat salah satu dari mereka, maka usirlah sebanyak tiga kali. Jika ia pergi, biarkan. Tapi jika ia tak kunjung pergi, maka bunuhlah karena ia jin kafir.” (HR. Muslim, no. 4150).

13 Ragam Gangguan Syetan di Rumah

Dari literatur yang valid dan data lapangan yang berasal dari para pasien yang telah ditangani oleh Klinik Ghoib, ternyata banyak gangguan syetan rumah yang selama ini mereka alami. Dan kami akan berbagai rahasia informasi itu kepada Anda, sebagai bekal pengetahuan, sekaligus pegangan agar kita tidak bingung apabila salah satu dari ragam gangguan itu terjadi dalam rumah kita. Dan suapaya tidak salah langkah dalam mencari solusi. Karena di luaran sana banyak iklan yang menawarkan jasa untuk mengusir gangguan syetan dari rumah, hanya saja cara mereka sarat kesyirikan dan kekufuran. Mengusir syetan dengan minta bantuan syetan.

Di antara ragam gangguan syetan di rumah adalah sebagai berikut.

  1. Kesurupan

Ada seorang ibu rumah tangga (32 th) yang tinggal di daerah Bekasi, Jawa barat. Ia curhat ke Klinik Ghoib, bahwa dirinya sering mengalami kesurupan sejak pindah ke rumah kontrakannya yang baru. Padahal sewaktu ia masih tinggal di kontrakan sebelumnya, ia tidak pernah mengalami kesurupan. Anehnya saat ia tinggal di rumah mertuanya atau rumah orangtuanya sendiri, ia tidak mengalami kesurupan.

Setelah kami terapi dengan metode ruqyah syar’iyyah, ia merasakan perubahan yang lebih baik sejak terapi pertama. Meskipun ia masih mengalami kesurupan, tapi intensitasnya berkurang. Lalu kami menyarankan untuk meruqyah rumah yang ditempatinya sekarang, di samping ruqyah untuk dirinya. Dan alhamdulillah, setelah ia menjalani terapi ruqyah beberapa kali, kondisinya semakin membaik. Kehidupannya perlahan normal kembali.

  1. Pingsan

Pingsan artinya tidak sadarkan diri atau tidak ingat, tapi bukan berarti hilang ingatan atau gila. Beberapa orang yang pernah cerita ke Klinik Ghoib, mereka pernah mengalami gangguan jenis ini. Sebelum pingsan, biasanya ia merasa seperti ada sinar di depan matanya. Lalu masuk ke jasadnya, setelah itu ia tidak teringat lagi. Dan ada juga yang melihat seperti bayangan hitam menghampirinya, setelah itu ia tidak tahu lagi apa yang terjadi.

Sebagian mereka ketika dilakukan terapi ruqyah, ada yang bereaksi keras. Tapi ada juga yang tidak menunjukkan reaksi yang berarti, ia merasa lebih tenang dan lebih bisa mengontrol diri. Dengan membaca dzikir perlindungan yang kami berikan, gangguan yang mereka rasakan selama ini hilang, alhamdulillah.

  1. Kepanasan

Apabila kita berada di rumah yang sempit, sirkulasi udaranya tidak baik dan cuaca di luar juga sangat panas, lalu kita merasa kepanasan saat berdiam di rumah, itu wajar. Apalagi jika tidak ada kipas angin atau pendingin ruangan.

Kepanasan yang kita maksud di sini bukan karena faktor-faktor di atas. Ada factor x yang membuat penghuni rumah itu tidak betah dan terasa panas. Terkadang rumah tersebut masuk dalam kategori rumah mewah, tinggi, besar dan lebar, dan halamannya juga luas. Sirkulasi udara cukup bagus, bahkan ada beberapa AC di masing-masing ruangan. Tapi anehnya si penghuni rumah masih kepanasan.

Weni (33), nama samaran seorang karyawati di Bekasi. Ia pernah datang ke Klinik Ghoib untuk berkonsultasi sebelum diruqyah. Sudah hampir lima tahun lamanya ia mengalami gangguan aneh. Keanehan itu sangat ia rasakan ketika ada di rumah.

Hampir bisa dipastikan, setiap menjelang Maghrib badannya terasa panas, terutama di bagian punggung. Anehnya, apabila waktu Maghrib telah lewat, panas itu berangsur hilang. Begitu waktu Isya’ datang, panasnya sirna. Anehnya, perasaan itu hanya dia yang merasakan, anggota keluarga lainnya tidak. Yang semakin aneh, saat ia bermalam di rumah temannya atau saudaranya yang lain, ia tidak merasakan panas sebagaimana ia di rumah.

  1. Susah Tidur

Sekilas tidak ada kaitannya antara susah tidur dengan ulah syetan. Untuk apa syetan mengganggu orang yang mau tidur, apa syetan kurang pekerjaan? Jawabannya, jika ia susah tidur di malam hari, maka di pagi harinya ia akan telat bangunnya. Kalau dia telat bangunnya (kesiangan), otomatis shalat shubuhnya lewat. Kalaupun ia memaksakan diri untuk bangun pagi, aktivitasnya akan terganggu, stamina tidak vit, dan kesehatannya terganggu karena ia kurang tidur atau istirahat.

Andre (30), bukan nama sebenarnya. Ia seorang pemuda yang secara fisik sehat, badannya kekar dan berbodi atlitis. Saat datang untuk melakukan terapi ruqyah syar’iyyah di Klinik Ghoib, ia bercerita seputar gangguan yang dialaminya. Yaitu susah tidur. Dampakknya, banyak kegiatannya terbengkalai.

Biasanya ia baru bisa tidur saat waktu menjelang Shubuh. Dan bangunnya pun bakda Zhuhur. Awalanya ia hanya meninggalkan shalat Shubuh karena kesiangan. Tapi setelah itu ia juga meninggalkan shalat lainnya. Bahkan kata orangtuanya, hampir setahun lamanya ia tidak lagi melaksanakan shalat wajib lima waktu.

Saat menjalani ruqyah pertama, ia langsung tertidur seraya mendengkur ketika bacaan ruqyah dikumandangkan. Ia tidak merasakan apa-apa, karena tertidur lelap. Tapi saat ruqyah kedua, ia langsung merasa mual, lalu memuntahkan cairan merah menyerupai darah. Dan saat ruqyah yang ketiga, ia hanya muntah-muntah biasa. Dadanya pun sudah terasa enteng, dan shalat wajibnya sudah mulai ia aktifkan lagi. Alhamdulillah.

  1. Tindihan

Masih seputar ragam gangguan saat tidur di rumah. Yaitu gangguaan yang berupa tindihan atau rep-repan. Menurut kamus Bahasa Indonesia, namanya yang benar adalah ketindihan. Arti dari ketindihan adalah jika seseorang tidak dapat bergerak dan merintih-rintih (ketika tidur).

Berdasarkan cerita dari para pasien. Ketindihan itu ada yang terjadi saat orang baru mau tidur. Tiba-tiba ia merasa seperti ada satu sosok atau lebih yang mendatanginya lalu menindih atau menghimpitnya. Dan ada pula yang pernah mengalami ketindihan saat ia tidur lelap. Tiba-tiba ia merasa ada yang menindih dadanya, ia merasa sesak, dan sulit untuk melepaskan diri. Semakin kuat ia meronta, semakin kuat pula himpitan yang ada.

Tak jarang akhirnya para penderita gangguan ini insomnia (penyakit susah tidur). Setiap ia hendak memejamkan mata, terbayang olehnya sosok-sosok menakutkan yang akan datang menindihnya. Akhirnya ia dihantui trauma dan ketakutan yang membuatnya gelisah setiap malam. Syetan mengacaukan siklus tidurnya, agar aktifitas dan ibadahnya terganggu.

  1. Susah Bangun Shubuh

Bagi sebagian orang, bangun shubuh atau lebih awal darinya adalah suatu yang mudah. Karena ia telah membiasakan diri untuk bangun pada waktu itu. Tapi bagi sebagian lain, bangun shubuh adalah masalah serius dan pelik. Bahkan ada yang menganggap bangun Shubuh adalah mustahil baginya. Kasus orang yang suka bangun kesiangan pernah diangkat di hadapan Rasulullah. Dan Rasulullah menjelaskan bahwa itu adalah bagian dari gangguan syetan.

Abdullah bin Mas’ud berkata, “Telah disebutkan di sisi Rasulullah perihal orang yang tidur lalu bangunnya kesiangan. Rasulullah bersabda, ‘Itu adalah orang yang kedua telinganya atau salah satunya telah dikencingi syetan.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Berkaitan dengan hadits di atas, Imam ibnu Hajar al-‘Asqalani berkata, “Para ulama’ berbeda pendapat dalam memahami kencingnya syetan. Imam al-Qurthubi dan sebagian ulama’ lainnya berpendapat bahwa makna hadits itu dipahami secara tekstual, “Syetan benar-benar kencing di telinganya”. Karena hal itu bisa saja terjadi dan tidak mustahil adanya. Sebab Rasulullah sendiri juga perbah memberitahukan bahwa syetan juga makan dan minum serta menikah, maka mungkin saja mereka juga kencing”.

“Sedangkan sebagian ulama’ lainnya berpendapat bahwa informasi Rasulullah itu adalah sebuah kiasan, yang maksudnya syetan telah menutup kedua telinganya atau salah satunya sehingga ia tidak mendengar suara adzan (Shubuh). Ada juga yang berpendapat bahwa syetan telah menguasainya sehingga dengan mudahnya ia menjadikan mangsanya tersebut sebagai toilet untuk buang air. Karena biasanya ekspresi orang untuk menghinakan orang lain adalah dengan mengencinginya.” (Fathul Bari: 3/ 28).

  1. Linglung

Linglung adalah lupa segala-galanya, karena bingung atau terlalu asyik memikirkan sesuatu (Kamus Besar Bahasa Indonesia: 675). Termasuk ragam gangguan syetan di rumah adalah menjadikan penghuninya linglung. Secara tiba-tiba ia mengalami perubahan drastis dalam berfikir, akhirnya mengganggu tugas atau menyelesaikan pekerjaan yang jadi tanggungannya.

Suatu hari Klinik Ghoib pernah kedatangan satu keluarga yang datang dengan mengendarai mobil. Keluarga itu terdiri dari seorang suami, istri dan dua anak yang masih balita. Bersama mereka seorang gadis yang usianya masih belia. Delapan belas tahunan, kira-kira usia gadis itu.

Lelaki paruh baya yang tampak berwibawa itu bercerita bahwa sudah beberapa hari ini, pembantunya bertingkah aneh. Ia menjadi seperti orang linglung, yang akhirnya sering salah dalam melaksanakan tugas yang menjadi tanggungjawabnya.

Dia pernah disuguhin secangkir kopi panas oleh pembantunya. Sewaktu diminum, kopi itu terasa asin rasanya, bahkan sangat asin. Ketika dikonfirmasikan ke pembantunya, si pembantu merasa yakin bahwa yang dicampurkan ke kopi tersebut adalah gula bukan garam. Tapi setelah dicek kembali ke dapur, ternyata si pembantu salah mengambil. Saat ia disuruh belanja ke pasar juga begitu, terkadang salah beli barang. Bahkan suatu saat ia pernah nyasar, saat pulang dari pasar. Padahal ia sering bulak-balik ke pasar.

Saat diterapi, reaksinya cukup kuat. Bahkan jin yang ada di dalam tubuhnya sempat berbicara bahwa ia senang pada gadis tersebut. Setelah dilakukan terapi yang ketiga kalinya, alhamdulillah kondisi kejiwaannya pulih seperti sediakala. Ma syaalloh, syetan memang licik.

  1. Bengong

Bengong adalah sikap orang yang terdiam atau termenung seperti kehilangan akal (karena heran, sedih dan sebagainya). (Kamus Besar Bahasa Indonesia: 133). Kalau ada orang yang sering bengong, termenung sendiri, larut dalam lamunan tanpa sebab yang jelas, maka itu adalah kondisi kejiwaan yang sangat mengganggu pelakunya atau orang yang ada di sekitarnya.

Ibu Yanti (43), nama samaran seorang ibu rumah tangga yang pernah mengeluhkan perubahan sikap anaknya yang drastis di Klinik Ghoib. Anak gadis satu-satunya yang biasanya periang dan luwes dalam bergaul, tiba-tiba berubah menjadi pendiam dan suka mengurung diri di kamar. Ia sudah beberapa kali datang dan konsultasi ke psikiater, namun hasilnya nihil.

Akhir-akhir ini, malah anaknya sering tidak pulang ke rumah. Ia bilang kalau dirumah bawaannya sumpek dan bete. Anehnya kalau menginap di rumah temannya atau kerabatnya yang lain, ia bisa ceria dan banyak bicara sebagaimana watak aslinya. Bahkan dua bulan belakangan ini, ia tinggal di rumah pamannya, dan ia merasa enjoy dan nyaman.

Saat diterapi ruqyah, reaksinya cukup keras. Ia sempat muntah beberapa kali. Dan kepalanya yang tadinya terasa berat berubah menjadi ringan. Ia merasa seakan baru terlepas dari himpitan yang berat memenuhi relung-relung batok kepalanya. Dan setelah terapi yang pertama itu, ia sudah menemukan jati dirinya yang asli.

  1. Emosional

Emosi adalah luapan perasaan yang berkembang dan surut dalam waktu singkat. (Kamus Besar Bahasa Indonesia: 298). Orang yang emosional adalah orang yang penuh emosi. Bila ada masalah sedikit yang menyinggung perasaannya, melukai hatinya, mengurangi haknya atau hak orang yang dicintainya, maka gampang naik pitam lalu segera meluapkan kemarahan dan kekesalannya.

Ada beberapa pasangan suami istri (Pasutri) yang mengadu ke Klinik Ghoib. Ada suami yang mengeluhkan perubahan sikap istrinya yang gampang tersinggung dan mudah marah atau emosi. Pelayanannya ke suami tidak lagi selembut dan semesra yang dahulu. Begitu juga istri, ada yang mengeluhkan suaminya sekarang berubah menjadi kasar, ringan tangan dan emosional.

Dan dari beberapa kasus rumah tangga yang ada tersebut, ada di antara mereka yang baru menemui kasusnya saat pindah ke rumah baru, atau terasa beberapa hari setelah menemukan benda aneh di rumah tinggalnya.

Pak Jr. misalnya, nama inisial dari bapak yang baru punya anak satu. Ia pernah curhat tentang sifat istrinya yang berubah semenjak pindah rumah ke Jakarta. Semula mereka tinggal di luar Jawa. Lalu ia dimutasi oleh pihak kantornya ke daerah pinggiran Ibu kota, Jakarta.

Istrinya yang dahulunya lembut dan romantis, berubah menjadi kasar dan suka membantah perintahnya. Ada kesalahan sedikit saja yang dilakukan oleh si buah hati, ia langsung main tangan dan mendampratnya. Padahal dahulunya ia ibu yang penyabar dan penyayang. Sebagai suamipun ia sering menjadi sasaran luapan emosinya. Menurut para tetangga, rumah yang ditempatinya itu memang seram.

Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya marah itu dari syetan. Dan sesungguhnya syetan itu diciptakan dari api. Dan sesungguhnya api hanya bisa dipadamkan dengan air. Apabila salah seorang dari kalian sedang marah, hendaklah ia berwudhu.” (HR. Abu Daud).

  1. Ketidakharmonisan

Setiap Pasutri pasti menginginkan keharmonisan dalam rumah tangganya. Suasana romantis dan harmonis saat pengantin baru, terus menyelimuti kehidupan keluarga. Tapi seringnya kenyataan tidak sesuai harapan. Kalau penyebab ketidakhormaonisan itu adanya orang ketiga, kita bisa menyelesaikan secara kekeluargaan. Tapi kalau penyebabnya syetan, apa solusi yang harus kita lakukan. Beberapa pasien Klinik Ghoib pernah mengalami gangguan jenis ini. Rumah tinggal mereka ibarat neraka kecil.

Kebanyakan kita kurang paham akan adanya campurtangan syetan sebagai biang perusak mahligai rumah tangga. Padahal Rasulullah sudah memberi warning kita. “Sesungguhnya Iblis membangun singgahsananya (‘arsy) di atas air. Dari situlah ia menyebar para tentaranya. Dan tentara yang posisinya (pangkat) paling dekat dengannya adalah yang paling dahsyat fitnahnya. kemudian di antara mereka ada yang melapor, ‘Saya telah melakukan fitnah ini dan itu’. Iblis menimpali, ‘Kamu belum melakukan apa-apa’. Lalu ada yang melapor, ‘Aku telah melakukan fitnah (pada manusia), dan aku telah memisahkan (menceraikan) antara suami dan istrinya’. Iblispun mendekatinya dan berkata, ‘Kamu yang paling hebat’.” (HR. Muslim dari Jabir bin Abdullah).

  1. Perceraian

Setiap bahtera rumah tangga pasti terkena riak dan gelombang. Hanya saja, di antara mereka ada yang bisa mengatasi gelombang tersebut dengan baik. Perselisihan antar suami-istri yang ada tidak menjadi masalah yang berarti. Tapi banyak Pasutri yang akhirnya bercerai dan berpisah gara-gara cek-cok dan perselisihan yang muncul. Dan kalau kita amati, pemicunya adalah masalah sepele saja. Kasus perceraian telah banyak terjadi, apalagi di kalangan artis dan selebritis. Tapi banyak yang tidak tahu bahwa itu adalah pekerjaan utama Iblis. Klinik Ghoib telah menemukan kasus seperti ini.

Melalui hadits di atas, Rasulullah mengingatkan kita agar waspada terhadap sepak terjang Iblis dan tentaranya yang punya misi utama, menghancurkan mahligai rumah tangga, atau menceraikan suami dari istrinya. Karena putusnya tali pernikahan akan menimbulkan dampak negatif yang sangat banyak. Betapa banyak kenakalan remaja terjadi disebabkan keluarga yang berantakan (Brokend Home). Akhirnya mereka punya banyak pengikut.

  1. Kejang-kejang

Kejang artinya kaku dan menegang, biasanya terjadi pada urat atau otot. Menurut ilmu kedokteran kejang adalah pengerutan otot yang berlebihan di luar kehendak. Ada yang disebabkan karena demam atau suhu panas badan yang sangat tinggi. Dan sakit yang berupa kejang ini disebut kekejangan.

Klinik Ghoib pernah menjumpai pasien yang kena kekejangan. Ia masih berumur balita. Menurut cerita orangtuanya, anak itu sejak lahir tidak pernah mengalami kekejangan. Gangguan itu muncul setelah ia menemukan benda aneh dan ganjil tergeletak di halaman rumahnya. Sudah beberapa malam, ibunya merasa ada ‘sosok asing’ yang nongkrong di halaman rumahnya. Anehnya ketika dilihat dari pintu atau jendela, orang tersebut tidak terlihat keberadaannya.

Orangtua si anak sudah beberapa kali periksa ke dokter, bahkan ke rumah sakit bagian spesialis saraf. Menurut hasil pemeriksaan para dokter ahli, anak itu tidak ada kelainan dalam saraf otak atau kepalanya. Sampai akhirnya ia mencoba pengobatan ruqyah syar’iyyah. Setelah beberapa kali melakukan ruqyah, anak tersebut mengalami kemajuan yang signifikan. Sampai akhirnya kekejangan anak tersebut tidak nampak lagi.

  1. Rewel

Anak kecil menangis, uring-uringan, ngambek, rewel adalah hal yang wajar. Namanya juga anak-anak. Itulah cara mereka mengungkapkan perasaan yang ada. Apalagi kalau kondisi kesehatannya terganggu. Kedua orangtuanya bisa begadang semalam suntuk demi menunggui si buah hati. Tapi yang sering membuat jengkel orangtua adalah ngambek dan rewelnya anak tanpa adanya sebab yang jelas.

Tiba-tiba di tengah malam ia bangun dan menangis histeris, atau ia rewel dan ngambek tidak mau sekolah. Atau ia mengalami ketakutan yang berkepanjangan dan tak kunjung berakhir. Atau ia melakukan tingkah yang aneh dan ganjil sehingga memalukan serta mencemarkan nama baik orangtua.

Dan yang menambah kebingungan orangtua adalah, kalau sifat-sifat ‘negatif’ itu muncul di saat anak berada di rumah. Padahal kalau diajak keluar rumah, ia baik-baik saja. Seperti yang pernah dialami Darul (11), nama samaran dari seorang siswa di Depok – Jawa Barat. Orangtuanya pernah bercerita langsung di Klinik Ghoib, tentang perubahan sifat dan sikap anaknya yang drastis akhir-akhir ini.

Kasus itu mengingatkan kami pada kisah yang pernah terjadi di zaman Rasulullah. Beliau pernah menjumpai seorang anak yang sedang berada di rumah istrinya, Ummu Salamah. Melihat tingkah anak yang aneh, rewel dan menangis terus menerus, Rasulullah menyuruh istrinya untuk meruqyahnya.

Sulaiman bin Yasar berkata, “Urwah bin az-Zubeir bercerita bahwa Rasulullah pernah masuk rumah istrinya, Ummu Salamah. Dalam rumah tersebut ada seorang anak yang sedang menangis. Mereka menduga bahwa anak itu terkena penyakit ‘ain (akibat pandangan mata jahat). Urwah berkata, ‘Lalu Rasulullah bersabda, ‘Kenapa kalian tidak meruqyahnya dari penyakit ‘ain yang dideritanya’.” (HR. Malik).

Itulah termasuk ragam gangguan syetan di rumah yang sering terjadi. Apabila salah satu dari ragam gangguan itu, atau sebagiannya terjadi di rumah atau kantor Anda. Maka jangan terlalu panik, dan jangan menggunakan cara perdukunan untuk menanganinya.

Dalam al-Qur’an, Allah (Penguasa Jin/ syetan dan Manusia) telah berpesan kepada kita semua, “Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-A’raf: 200).

Bagaimana caranya kita berlindung kepada Allah secara benar, sesuai syari’at Islam. Rasulullah telah menjelaskan kepada kita cara berlindung yang benar jika ada syetan yang mengganggu kita atau mengganggu rumah yang kita tempati. Yaitu terapi Ruqyah Syar’iyyah. Terapi praktis yang islami dan aman dari unsur kesyirikan.

Kalau Anda belum memahami apa itu terapi Ruqyah Syar’iyyah, jangan khawatir. Serahkan kepada ahlinya. Kami dari Klinik Ghoib siap membantu Anda. Berbekal dengan pengalaman di lapangan yang bertahun-tahun untuk menanggulangi gangguan syetan (jin) dalam kehidupan manusia, serta didukung oleh ilmu-ilmu syari’at yang memadai, dengan senang hati kami akan membantu Anda untuk mengatasi gangguan syetan yang ada.

Oleh : Hasan Bishri. Lc

(Peruqyah Klinik Ghoib, Jakarta)

Alamat Klinik Ghoib:

(Melayani Panggilan untuk Ruqyah Rumah, Ruko, Kantor, Toko, Villa, Restaurant, Warung, Sekolah dan Rumah Sakit, Dll.)

Kantor: Gedung UNAS ( Blok: G, Lt.1 )

Jl. Kalilio 17-19 Senen - Jakarta Pusat . Tlp: +62 – 7037 4645 / 380 22 39

SMS: 0813 8185 5656 (Abu Fathan)

Kekeliruan Media Massa tentang Jin

Yang kita maksud dengan kekeliruan di sini adalah penggambaran jati diri jin yang tidak sesuai dengan syari’at Islam atau menyimpang darinya. Sudut pandang kita adalah syari’at Islam, bukan seni acting, teknik ambil gambar, atau asumsi yang berkembang di tengah masyarakat. Meskipun tayangan-tayangan tersebut disajikan dalam kemasan hiburan dan tontonan. Di antara kekeliruan media massa, terutama televisi atau layar lebar dalam memaparkan kehidupan jin adalah.

1. Setiap Orang Mati Secara Tidak Wajar Ruhnya akan Gentayangan.

Syari’at Islam tidak mengenal istilah arwah gentayangan. Karena roh orang yang baik atau yang jahat ketika dicabut dari jasadnya, keduanya telah kembali ke tempat yang telah disediakan Allah. Mereka telah pindah alam, dari alam dunia ke alam Barzakh. Roh orang-orang yang shalih disediakan tempat terpisah dari roh orang-orang jahat. Sebagaimana yang termaktub dalam shahih Muslim 4/2202 no. 2872 dalam hadits tentang tempat kembalinya roh mukmin dan kafir.

Dalam riwayat tersebut disebutkan nama kedua tempat kembalinya, yaitu akhirul ajal. Tetapi Qodhi ‘Iyadh menjelaskan bahwa kedua kata itu berbeda arti. Roh orang mukmin akan kembali ke al-Malaul A’la atau ‘Illiyyin (tempat yang paling tinggi), dan roh orang kafir kembali ke Sijjin (tempat yang paling bawah). Pernyataan beliau didukung oleh hadits yang diriwayatkan oleh Imam al-Baihaqi dari Abu Said al-Khudri yang jelas menyebut Sijjin sebagai tempat kembali roh orang kafir. Jadi, tidak ada roh gentayangan dalam kajian Islam.

Kalau begitu siapa yang menampakkan diri dan menyerupai sosok orang yang telah meninggal dunia? Penampakan itu ada karena halusinasi orang yang melihat, atau memang benar-benar penampakan yang dilakukan oleh jin. Adapun halusinasi tidak masuk dalam pembahasan kita kali ini, yang kita bahas adalah penampakan jin. Memang jin mampu merubah dirinya dalam bentuk yang dikehendaki Allah sesuai dengan izin-Nya, hanya saja mereka tidak bisa menyerupai sosok Rasulullah. “Sesungguhnya syetan bisa menyerupai siapapun, tapi ia tidak akan bisa menyerupaiku”, begitulah Rasulullah menegaskannya dalam hadits riwayat Imam Bukhari dan Muslim.

Jadi kalau ada penampakan seperti sosok orang yang telah meninggal, itu bukan roh orang tersebut yang penasaran lalu gentayangan. Tapi itu ulah syetan untuk menyesatkan manusia. Dan kelihatannya misi mereka berhasil, karena kenyataannya banyak masyrakat yang termakan oleh persepsi yang salah tersebut. Buktinya tayangan tentang arwah penasaran dan gentayangan yang diyakini sebagai roh manusia masih ‘gentayangan’ dan digemari banyak pemirsanya.

Kalau penampakan yang ada itu persis dengan orang yang telah meninggal, tindakan dan tutur katanya sama, biasanya pelakunya adalah jin qorin. Jin qorin adalah jin pendamping yang mendampingi seseorang semenjak dilahirkan, sehingga ia tahu betul akan kebiasaan dan kekhasan dari manusia yang didampinginya. Rasulullah bersabda, “Tidaklah seorang pun di antara kalian kecuali disertakan untuknya qorin dari jin dan qorin dari malaikat.” (HR. Muslim dan Ahmad).

2. Roh Penasaran Bisa Menampakkan Diri.

Roh adalah suatu yang ringan dan lembut yang bergerak dan mengalir dalam tubuh, sebagaimana air mengalir dalam tumbuhan atau api dalam sekam. Islam tidak mengenal reinkarnasi. Setiap jasad ada rohnya masing-masing, yang akan bertanggung jawab atas perbuatannya selama di dunia. Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya tiap-tiap kalian dikumpulkan penciptaannya di dalam rahim ibunya selama 40 hari berupa nuthfah, kemudian menjadi ‘alaqah selama itu juga, kemudian menjadi mudhghah selama itu juga. Kemudian diutuslah malaikat untuk meniupkan ruh padanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Roh yang ditiupkan oleh malaikat ke dalam jasad adalah salah satu dari permasalahan ghoib yang hakikatnya hanya diketahui oleh Allah. Maka dari itu ketika Rasulullah ditanya tentang roh, Allah memberinya jawaban, “Dan mereka bertanya kepada-mu (Muhammad) tentang roh. Katakanlah, roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kalian diberi pengetahuan melainkan sedikit.” (QS. Al-Isra’: 85).

Tidak ada satupun ayat atau hadits yang menjelaskan bahwa roh yang telah keluar dari jasadnya, bisa berubah wujud menjadi sosok jasad yang ditinggalkannya, apalagi merasuki jasad orang lain. Yang bisa berubah wujud atau menyerupai sesuatu atau sosok seseorang adalah malaikat dan jin. Dan roh yang ditiupkan ke jasad seseorang, bukanlah malaikat atau jin, yang ketika telah lepas dari jasadnya bisa berubah wujud atau menampakkan diri.

3. Jin yang menampakkan diri tidak bisa disakiti.

Sering kita lihat dalam tayangan Televisi yang memberitakan suasana ketakutan yang dialami oleh seseorang yang didatangi syetan saat menampakkan diri. Dalam ketakutannya, orang tersebut berusaha melakukan perlawanan, menembak penampakan itu dengan senjata api, membabatnya dengan senjata tajam, atau melemparinya dengan benda-benda yang ada di dekatnya. Akan tetapi usaha tersebut sia-sia belaka, penampakan itu malah tertawa keras dan dengan sombongnya melecehkan perlawanan orang tersebut.

Tidak satupun senjata yang bisa melukainya, semuanya hanya tembus begitu saja seperti melempar ruang hampa. Karena seringnya kita dicekoki oleh tayangan salah seperti itu, akhirnya kita berkeyakinan bahwa syetan itu hebat dan sakti mandra guna, karena tidak bisa disakiti ataupun dibunuh.

Informasi itu jelas bertentangan dengan syari’at Islam, yang telah menceritakan bahwa syetan yang berubah wujud dan menampakkan diri ternyata bisa disakiti bahkan dibunuh. Simaklah kejadian yang diceritakan oleh Abu Sa’id al-Khudri. Bahwa ada seorang shahabat Rasulullah yang membunuh seekor ular di rumahnya, ketika bangkainya mau dibuang, ternyata ular itu masih hidup lalu mematuknya, akhirnya kedua-duanya (ular dan shahabat tersebut mati).

Ketika peristiwa itu diceritakan kepada Rasulullah, beliau bersabda, “Sesungguhnya di Madinah ini ada sekelompok jin yang telah masuk Islam. Oleh sebab itu, jika kalian melihat salah satu dari mereka di rumah kalian, maka usirlah sebanyak tiga kali. Jika setelah itu ia masih terlihat, maka bunuhlah karena ia adalah syetan.” (HR. Muslim, no. 4151).

Aisyah berkata, “Ketika Rasulullah shalat, datanglah syetan kepadanya. Lalu Rasulullah menangkapnya, membanting dan mencekiknya. Rasulullah bersabda, “Sampai aku rasakan lidahnya yang dingin di tanganku.” (HR. Nasai). Dari dua riwayat di atas, jelaslah bagi kita bahwa syetan yang menampakkan diri akan berlaku baginya hukum penampakan, bisa kita sakiti atau kita bunuh sebagaimana yang telah dilakukan oleh seorang shahabat Rasulullah di atas.

4. Jin Mengetahui Perkara Ghoib.

Termasuk yang sering diekspos televise, layar lebar atau media massa lainnya seputar kehidupan jin adalah, kehebatannya dalam mengetahui hal-hal yang ghoib. Bahkan terkesan berlebihan dan dibesar-besarkan. Sehingga ketika ada masalah yang berkaitan dengan keghoiban, cara penyelesaiannya tidak jauh dari praktik perdukunan. Karena mereka yakin setiap dukun (apalagi dukun yang sudah punya nama atau terkenal, punya piaraan Jin atau akses dan koneksi dengannya). Seperti untuk menyingkap nasib seseorang yang akan datang, jodohnya atau untuk mengungkap marabahaya yang akan datang. Tayangan dan tontonan seperti itu sangat berpotensi untuk mengikis sifat tawakkal pemirsanya kepada Allah, bahkan menggiring mereka untuk menggantungkan nasibnya kepada selain Allah.

Secara umum jin itu seperti manusia, punya keterbatasan. Termasuk pengetahuan mereka tentang masalah keghoiban, mereka tidak mengetahui hal ghoib yang hakiki. Jin telah mengakui hal itu dalam al-Qur’an, “Dan sesungguhnya kami tidak mengetahui apakah keburukan yang dikehendaki bagi orang yang di bumi, ataukah Tuhan mereka menghendaki kebaikan bagi mereka”.(QS. Al-Jin: 10).

Bahkan Allah telah menunjukkan kepada kita akan ketidaktahuan jin tentang perkara yang ghoib. Misalnya, kematian seseorang. Allah berfirman, “Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, jin baru mengetahuinya. Kalau sekiranya mengetahui hal yang ghaib tentulah mereka tidak tetap dalam siksa yang menghinakan”. (QS. Saba’: 14).

Para jin itu baru mengetahui kematian Nabi Sulaiman, setelah rayap tanah memakan tongkatnya, sehingga tongkat itu patah lalu Nabi Sulaiman jatuh tersungkur. Inilah bukti konkrit atas tidak tahunya jin mengenai hal yang ghoib. Tidak seperti yang digambarkan dalam tayangan-tayangan selama ini, seakan jin bisa mengetahui isi hati dan nasib manusia, ramalan masa depan dan yang sejenisnya. Itulah opini yang salah dan menyesatkan dan harus segera diluruskan.

5. Jin Takut Pada Jimat.

Itulah persepsi yang berhasil dibangun oleh televisi atau media massa lain, merekalah yang selama ini sering menampilkan beragam jimat yang digunakan anak manusia untuk mengusir jin jahat atau syetan. Merekalah yang memberitahu masyarakat luas bahwa dukun bersama jimat yang dimilikinya bisa menghalau syetan, bahkan menyiksa dan membunuhnya. Itulah cerita klenik dan menyesatkan banyak orang. Orang-orang yang menyajikan materi seperti itu di media bertanggung jawab atas penyesatan ini.

Disadari atau tidak, tayangan seperti itu telah mengajak pemirsanya untuk pergi ke dukun, paranormal dan orang yang sejenis mereka. Kita diajak untuk memakai jimat atau benda keramat lain agar selamat dari gangguan syetan. Padahal Rasulullah telah menegaskan, “Barangsiapa yang memakai (menggantungkan) jimat maka ia telah syirik”. (HR. Ahmad dan dishahihkan al-Albani).

Yang menciptakan syetan adalah Allah. Dan Allah-lah yang paling paham tentang apa saja yang disukai syetan atau apa saja yang ditakutinya. Tidak ada satu ayat pun atau hadits Rasulullah yang menjelaskan bahwa syetan takut pada jimat, isim, wifiq. rajah atau benda-benda pusaka dan yang sejenisnya. Yang diberitahukan oleh Rasulullah adalah syetan takut terhadap bacaan ayat-ayat suci atau doa-doa yang telah beliau ajarkan.

Seperti yang disabdakan Rasulullah, “Sesungguhnya syetan pergi dan kabur dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat al-Baqarah”. (HR. Muslim). Atau hadits lain, “Apabila kamu hendak tidur di pembaringan, bacalah ayat kursi sampai tuntas, karena Allah senantiasa menjagamu dan syetan tidak akan mendekatimu sampai pagi”. (HR. Bukhari, dari Abu Hurairah). Itulah cara mengusir syetan dan cara membentengi diri dari gangguan syetan secara benar, alias sesuai dengan syari’at Islam, bukan dengan mengoleksi jimat atau minta disembur ludah dukun.

6. Jin Bisa Dilihat Manusia.

Ada beberapa stasiun Televisi yang menyajikan tayangan reality show dan banyak digemari pemirsanya. Sebelum sesi uji nyali dengan menghadirkan seseorang untuk menghadapi ‘kekuatan ghaib’ yang ada di lokasi tersebut, dihadirkanlah seorang dukun yang diberi lebel praktisi spiritual atau ahli supranatural. Setelah melakukan penerawangan, dia menyebutkan kekuatan ghaib yang ada di lokasi, disertai dengan menyebut sosok dan tampangnya. Bahkan dia berani mengklaim bahwa dirinya bisa menggiring atau mendatangkan makhluk ghaib dari luar lokasi.

Kesaktian yang didemonstrasikan para dukun itu telah menyesatkan banyak pemirsa. Karena bertentangan dengan informasi yang ada di dalam al-Qur’an. Allah telah berfirman, “Sesungguhnya ia (syetan) dan pengikut-pengikutnya melihat kalian dari suatu tempat yang kalian tidak bisa melihat mereka.” (QS. al-A’raf: 27).

Rasulullah juga telah bersabda, “Jika kalian mendengar lolongan anjing dan ringkikan keledai di malam hari, maka berlindunglah kepada Allah. Karena mereka sedang melihat apa yang selama ini tidak bisa kalian lihat (syetan).” (HR. Abu Daud).

Ayat dan hadits tersebut secara jelas memberitahukan kepada kita bahwa jin dalam bentuk aslinya tidak bisa dilihat oleh mata atau ditangkap kamera, kecuali kalau jin tersebut menampakkan diri. Maka dari itu Ibnu Hajar al-Asqolani rahimahullah berkata, “Sesungguhnya syetan bisa menampakkan diri dan melakukan penyerupaan yang bisa kita lihat wujudnya. Sedangkan firman Allah pada surat al-A’raf: 27, berlaku apabila jin dalam wujud asli penciptaannya.” (Fathul Bari: 9/ 55).

Sehingga Imam Syafi’i pernah mengatakan, “Barangsiapa mengaku dirinya bisa melihat keberadaan jin (dalam bentuk aslinya) maka kami tolak kesaksiannya (karena dia pembohong, pen.), kecuali kalau dia seorang Nabi.” (Fathul Bari: 4/ 489). Kalau kita tidak bisa melihat bentuk aslinya, lalu bagaimana mungkin kita bisa memburu dan menangkapnya kemudian memasukkannya ke dalam botol…???

7. Jin Takut pada Sinar Matahari.

Beberapa tayangan televisi yang melibatkan jin dalam alur cerita mereka, sering menggambarkan bahwa jin atau syetan itu takut pada sinar matahari. Digambarkan ada sosok jin yang menampakkan diri lalu mendatangi seseorang. Dengan berbagai cara dia menakut-nakuti orang tersebut, manampakkan mukanya yang rusak, badannya yang bunting, wajah yang remuk dan berdarah-darah, serta bentuk mengerikan lainnya.

Dan ketika ada ayam yang berkokok pertanda fajar akan menyingsing dan matahari akan terbit, maka si syetan pun ketakutan lalu segera kabur meninggalkan orang tersebut. Mungkin itu termasuk akulturasi dari agama yang menjadikan matahari sebagai sesembahan dan mereka percaya bahwa Matahari punya kekuatan yang ditakuti syetan? Sebagaimana kepercayaan Ratu Bilqis istri Nabi Sulaiman dan kaumnya sebelum mereka masuk Islam, yang kisahnya diabadikan al-Qur’an di surat an-Naml ayat 24.

Tapi benarkah syetan takut terhadap sinar matahari? Dalam haditsnya Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya matahari terbit antara dua tanduk syetan, dan tenggelam antara dua tanduk syetan.” (HR. Bukhari dan Muslim). Bagaimana kita bias mengambil kesimpulan bahwa syetan itu takut pada sinar matahari, padahal matahari terbit dan tenggelam antara dua tanduk syetan?

Manusia itu senantiasa belajar dari apa yang dilihat, dibaca, didengar, dan yang dirasakan. Maka janganlah menganggap enteng terhadap tayangan televisi atau media massa yang ada. Karena sedikit banyak tindakan dan pola pikir kita akan terwarnai dengan informasi-informasi yang berseliweran di sekitar kita. Orang yang suka melihat tayangan mistik dan perdukunan, maka cara dia menyelesaikan masalah yang dihadapi tidak jauh dari materi tontonannya. Tontonan yang mengkultuskan kesaktian dukun akan membentuk keyakinan dalam diri kita bahwa dukun itu hebat. Sampai-sampai tersebar pameo dalam masyarakat, terutama di kalangan remaja “Cinta ditolak, dukun bertindak”, betul-betul slogan yang menyesatkan.

Alam Jin adalah alam ghoib, dan tidak ada yang mengetahui secara mendalam kecuali Allah. Sedangkan Rasul kita, Muhammad bin Abdullah mengetahui sebatas wahyu yang beliau terima dari Allah. Al-Qur’an menegaskan, “Katakanlah, ‘Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara ghoib selain Allah.” (QS. An-Naml: 65).

Maka dari itu, jagalah diri Anda dan keluarga, terutama anak-anak yang masih polos. Jangan sampai termakan oleh opini dari tayangan, tontonan serta bacaan yang menyesatkan, agar kita tidak menjadi teman syetan di neraka Jahannam. “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.” (QS. At-Tahrim: 6). Agar iman kita kepada yang ghoib tidak salah, maka gunakanlah al-Qur’an dan al-Hadits sebagai parameternya. Ingat, iman kepada yang ghoib termasuk ciri pertama orang yang bertaqwa. Lihat Surat al-Baqoroh ayat 1-3.

Masih banyak lagi tayangan yang materinya jauh menyimpang dari syari’at Islam. Waspadalah, terutama hal-hal yang berkaitan dengan keghoiban termasuk dunia jin dan syetan. Maka dari itulah Klinik Ghoib selama ini gencar untuk menyampaikan pencerahan kepada ummat. Mengajak mereka untuk membahas yang ghoib sesuai syari’at Islam, agar apa yang kita yakini tidak menyesatkan. Dengan motto kami, “Mengimani yang Ghoib sesuai Syari’at Islam”, kami menawarkan kajian-kajian pencerah Iman kepada kaum muslimin semua. Untuk mengisi acara di majlis ta’lim, masjid, sekolahan, seminar, atau kajian ilmiah lainnya.

Oleh : Hasan Bishri. Lc

(Peruqyah Klinik Ghoib, Jakarta)

Alamat Klinik Ghoib:

(Melayani Kajian Islam di rumah, kantor, masjid, majlis taklim, acara seminar, talk show dan kajian ilmiah lainnya. Yang berminat, segera hubungi kami).

Kantor: Gedung UNAS ( Blok: G, Lt.1 )

Jl. Kalilio 17-19 Senen - Jakarta Pusat . Tlp: +62 – 7037 4645 / 380 22 39

SMS: 0813 8185 5656 (Abu Fathan)

Rabu, 27 Mei 2009

Bekam, Solusi Sehat Sunnah Rasul

Penulis:

Dudung Ramdani,Lc

Dustur Ilahi

"Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah, dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah sangat keras hukuman-Nya." (QS Al-Hasyer [59]: 7).

Daftar Isi

Kata Pengantar Penulis

Kata Pengantar Penerbit

Mengenal Pengobatan Cara Nabi

Bekam,

Metode Pengobatan Warisan Rasulullah

A. Sejarah Bekam

B. Definisi Bekam

C. Khasiat dan Keistimewaan Bekam

D. Peralatan Bekam

E. Waktu yang Paling Baik untuk Berbekam

F. Macam-Macam Terapi Bekam

G. Ketentuan Berbekam

H. Diagnosis Penyakit Pada Bekam

I. Berdoa ketika Berbekam

J. Tata Cara Membekam dan Titik Bekam Rasulullah saw

K. Sabar Ketika Menjalani Terapi

L. Kesembuhan Hanya dari Allah swt

Profesi Juru Bekam

Pengetahuan Dasar Penyakit yang Bisa Diterapi dengan Bekam

1. Tekanan Darah Tinggi.

2. Migrain.

3. Serangan Jantung.

5. Stroke.

6. Kolesterol

7. Asam Urat

7. Penyempitan Pembuluh Darah

8. dan lain-lain.

Daftar Istilah

Penutup

Persembahan…

Buku ini penulis haturkan untuk Anda:

Saudaraku muslim dan muslimah yang sedang sakit dan mengharapkan kesembuhan dari Allah swt dan ingin mengetahui metode pengobatan bekam.

Kata Pengantar

Penulis

Segala puji dan syukur hanya milik Allah swt yang telah menjadikan Islam sebagai agama yang lengkap dan sempurna. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya yang telah berfirman di dalam kitab-Nya, “Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu,” dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.

Amma ba'du,

Rasulullah saw diutus oleh Allah swt pada dasarnya bukan untuk menjadi seorang dokter. Tetapi kita tahu bahwa ajaran Islam yang dibawa beliau sangat lengkap dan sempurna, mencakup seluruh sisi kehidupan umat manusia. Termasuk di dalamnya masalah pengobatan, baik untuk mengobati penyakit jasmani maupun rohani dan di antara terapi pengobatan jasmani yang diajarkan oleh beliau adalah terapi bekam.

Terapi Bekam merupakan terapi pengobatan yang terbilang cukup kuno. Akan tetapi, di balik kekunoannya ini, terapi bekam sangat berhasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, tentunya dengan ijin Allah swt.

Rasulullah saw bersabda,

خَيْرُ مَا تَدَاوَيْتُمْ بِهِ الْحِجَامَةُ.

"Sebaik-baik pengobatan yang kalian gunakan adalah terapi bekam."[1]

Harus diketahui pula bahwa terapi bekam merupakan terapi pengobatan yang diwasiatkan oleh para malaikat kepada Rasululah saw ketika beliau diisrakan oleh Allah swt.

Rasulullah saw bersabda,

مَا مَرَرْتُ لَيْلَةَ أُسْرِيَ بِيْ بِمَلَإٍ مِنَ الْمَلَائِكَةِ إِلَّا كُلُّهُمْ يَقُوْلُ لِيْ عَلَيْكَ يَا مُحَمَّدُ بِالْحِجَامَةِ.

"Tidaklah aku melewati sekumpulan para malaikat ketika aku diisrakan, kecuali semuanya (para malaikat) berkata kepadaku, 'Wahai Muhammad, berbekamlah.'" [2]

Oleh karena itu, terapi bekam ini harus dipelajari dan disebarluaskan ke tengah-tengah kaum muslimin. Seperti lewat penerbitan buku-buku, dijelaskan dan dipublikasikan lewat media massa seperti televisi, radio, koran-koran atau lewat dunia maya (internet). Sehingga manfaat terapi bekam ini bisa diketahui dan dirasakan oleh seluruh umat manusia, khususnya kaum muslimin di Indonesia.

Rasulullah saw bersabda,

مَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَهُ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْءٌ.

"Barangsiapa yang telah merintis kebiasaan baik di dalam Islam, maka ia akan mendapatkan pahalanya dan pahala dari orang-orang yang telah mengamalkannya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun," [3]

Semoga, Allah Penguasa Arasy yang agung, memberikan manfaat dengan karya tulis yang sangat ringkas ini. Khususnya untuk penyusun sendiri dan umumnya untuk para pembaca yang budiman.

Penyusun hanya menginginkan perbaikan selama penyusun masih sanggup untuk melakukannya.

"Aku hanya bermaksud (mendatangkan) perbaikan selama aku masih sanggup." (QS Hud [11]: 88).

Mudah-mudahan kaum muslimin di mana pun berada, menjadi lebih mawas diri dan lebih bersemangat untuk mempelajari ajaran agama Islam.

Tidak lupa, saran dan kritik dari para pembaca yang budiman sangat penyusun tunggu, karena tidak ada gading yang tak retak dan tidak ada manusia yang sempurna.

Jakarta, Agustus 2008

Penyusun,

Dudung Ramdani, Lc

Kata Pengantar

Penerbit

Islam sebagai agama yang sempurna, menyentuh seluruh sisi kehidupan manusia, baik di dunia ini maupun di akhirat kelak. Termasuk di dalamnya mencarikan jalan keluar (solusi) di dalam berbagai macam masalah yang dihadapi umat manusia, misalnya dalam hal penyakit dan pengobatannya. Akan tetapi, sangat disayangkan, ternyata sebagian kaum muslimin di dunia ini tidak menaruh perhatian yang besar terhadap ajaran agamanya yang sangat lengkap ini. Seperti yang telah dikatakan oleh Imam Syafi'i bahwa kaum muslimin telah menyia-nyiakan sepertiga ajaran agamanya. Termasuk di dalam hal ini adalah tentang metode pengobatan. Kaum muslimin telah menyerahkannya kepada orang-orang Yahudi dan Nasrani.

Seperti yang kita lihat sekarang, banyak sekali ajaran luhur Islam yang justru diterapkan dan diamalkan oleh orang-orang non muslim. Disadari maupun tidak, kedokteran yang dikembangkan oleh orang-orang barat sekarang ini sebenarnya merupakan hasil pengembangan dari kedokteran yang telah dikembangkan oleh para pendahulu kaum muslimin, seperti yang telah dikembangkan oleh Ibnu Sina yang di barat dikenal dengan nama Avecienna (980 – 1037 M.) dengan karyanya Al-Qanun fith Thibb atau Canon of Medicine "Undang-undang Pengobatan." Kitab tersebut menjadi semacam ensiklopedia kesehatan dan kedokteran yang berisi satu juta kata. Hingga abad ke-17, kitab tersebut masih menjadi referensi di fakultas kedokteran di Eropa.[4]

Kedokteran yang Islam tawarkan dan kaum muslimin terapkan tentu sangat mulia dan sempurna. Tidak mengandung unsur kemusyrikan dan hal-hal yang diharamkan oleh Allah swt. Misalnya seperti yang kita kenal dengan istilah "Ath-Thibbun Nabawi" "Pengobatan Nabi." Sayang seribu sayang, Pengobatan Nabi ini mulai dilupakan orang, dan di antara bentuk Pengobatan Nabi tersebut adalah bekam. Sangat wajar apabila keberadaannya ibarat tidak ada, timbul tenggelam dan kalah bersaing dengan pengobatan konvensional.

Kita tahu bahwa secara umum umat manusia di dunia ini dan termasuk bangsa Indonesia khususnya, telah lama menggunakan pengobatan konvensional, yaitu pengobatan dengan mengonsumsi obat-obatan kimia yang terkadang memaksanya harus pergi berobat ke Singapura, Eropa atau ke Amerika yang banyak menelan biaya besar. Padahal, kenapa tidak mencoba pengobatan dengan metode bekam? Karena, terapi bekam adalah terapi alami yang halal dan mujarab dan biayanya terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Apabila kesembuhan diraih setelah menjalani terapi bekam, maka semua ini adalah berkat karunia dari Allah swt. Sedangkan apabila kesembuhan belum diraih padahal sudah berkali-kali menjalani terapi bekam, maka dalam hal ini engkau akan mendapatkan pahala yang sangat besar, karena telah menghidupkan sunnah Rasulullah saw yang telah dilupakan oleh umatnya.

Allah swt berfirman, "Demikianlah (perintah Allah), dan barangsiapa mengagungkan syi‘ar-syi‘ar Allah, maka sesungguhnya hal itu timbul dari ketakwaan hati." (QS Al-Hajj [22]: 32).

Mudah-mudahan buku ini sedikit banyak akan memberikan pencerahan terhadap pemahaman pengobatan islami warisan Rasulullah saw yang bernama bekam ini.

Semoga…

Penerbit

Mengenal Pengobatan Cara Nabi

Dasar dari prinsip ajaran Islam adalah untuk membawa kebaikan untuk seluruh umat manusia, dari dunia sampai ke akhirat kelak. Tidak hanya mengurus hal-hal yang berkaitan dengan masalah ibadah, muamalah dan jinayah, tetapi Islam juga memperhatikan masalah kesehatan umatnya. Misalnya dalam hal pelarangan arak (miras, narkoba dan yang sejenisnya), makan daging babi, minum darah segar, berzina dan lain sebagainya merupakan bukti nyata bahwa Islam memperhatikan kesehatan jasmani umatnya.

Kemudian apabila kita mau memperhatikan, ternyata para ulama pendahulu kita seperti Imam Al-Bukhari (guru besar para pakar hadits, wafat tahun 870 M./256 H.) adalah seorang imam yang pertama kali menyusun sebuah judul di dalam kitabnya, yaitu kitab Shahih Al-Bukhari dengan nama “Kitabuth Thibb” "Kitab Pengobatan.” Di dalam kitab tersebut beliau membahas lebih kurang sembilan puluh satu hadits yang bekaitan dengan pengobatan. Di antaranya beliau membahas tentang terapi bekam, ruqyah syar’iyyah, habbatussauda, terapi madu (herba) dan lain sebagainya.

Kemudian jejak beliau diteruskan oleh Imam Ibnu Qayyim (wafat tahun 751 H./1350 M.), selain beliau dikenal sebagai seorang fuqaha (pakar ilmu fiqih), beliau juga dikenal sebagai pakar pengobatan yang professional, seperti yang dapat kita lihat di dalam karya beliau, Zadul Ma'ad. Di dalam kitab tersebut, beliau mencantumkan sebuah bab dengan nama "Ath-Thibbun Nabawi" "Pengobatan Cara Nabi" dan di antara yang dibahas oleh beliau adalah terapi bekam.

Jauh sebelum Islam datang, bahkan 5000 tahun SM, terapi pengobatan sudah dikenal umat manusia. Seperti halnya orang-orang Persia yang telah mengenal terapi pengobatan. Pada zaman sebelum kenabian dan kerasulan Muhammad, ada seorang pemuda yang bernama Al-Harits bin Kaldah yang dikenal sebagai praktisi kesehatan (dokter). Ketika Al-Harits bin Kaldah pergi ke Persia (Iran sekarang), di sana ia bertemu dengan kepala negara Persia yang bernama Kaisar Anusyirwan. Pada saat Al-Harits tiba di istana sang Kaisar, di sana Al-Harits diberondong pertanyaan yang menyangkut masalah pengobatan, di antaranya sang Kaisar menanyakan tentang terapi bekam, obat-obatan dan lain sebagainya.

Anusyirwan bertanya, "Apa yang engkau ketahui tentang terapi bekam?"

Al-Harits bin Kaldah menjawab,

فِيْ نُقْصَانِ الْهِلَالِ فِيْ يَوْمِ صَحْوٍ لَا غَيْمَ فِيْهِ، وَالنَّفْسُ طَيِّبَةٌ وَالْعُرُوْقُ سَاكِنَةٌ، لِسُرُوْرٍ يُفَاجِئُكَ، وَهَمٌّ يُبَاعِدُكَ.

"Ketika bulan sabit mulai berkurang (bentuknya mulai membundar), di hari yang cerah tidak berawan, hati sedang senang dan urat-urat sedang tenang karena engkau sedang bergembira dan tidak sedang gundah."

Setelah Anusyirwan bertanya tentang bekam, Al-Harits ditanya tentang obat-obatan.

Anusyirwan berkata, "Apa yang engkau ketahui tentang obat-obatan?"

Al-Harits bin Kaldah menjawab,

مَا لَزِمَتْكَ الصِّحَّةُ فَاجْتَنِبْهُ، فَإِنْ هَاجَ دَاءٌ فَاحْسِمْهُ بِمَا يَرْدِعُهُ قَبْلَ اسْتِحْكَامِهِ فَإِنَّ الْبَدَنَ بِمَنْزِلَةِ الْأَرْضِ إِنْ أَصْلَحْتَهَا عَمِرَتْ، وَإِنْ تَرَكْتَهَا خَرِبَتْ.

"Jauhilah obat selama tubuhmu sedang sehat. Kalau engkau sedang sakit, maka cegahlah (obati) dengan sesuatu yang bisa mengalahkan (menyembuhkan) penyakitmu sebelum penyakitmu menjadi semakin parah. Karena tubuh manusia ibarat tanah. Ketika engkau urus, maka tanah tersebut akan subur dan ketika engkau lalaikan, maka tanah tersebut akan tandus."[5]

Pada zaman Al-Harits bin Kaldah dan setelah Muhammad diangkat sebagai nabi dan rasul, maka di antara pengobatan yang berkembang pada zaman itu, beliau hanya memilih bekam sebagai sarana berikhtiyar untuk mencari kesembuhan dari Allah swt. Kemudian Rasulullah saw menambahkan terapi madu sebagai pelengkap untuk membantu kesempurnaan kinerja bekam.

Madu yang dihasilkan oleh seekor lebah sekurang-kurangnya bersumber dari seratus lima puluh macam bunga. Bisa kita bayangkan, berapa banyak kandungan vitamin dari berbagai macam bunga tumbuh-tumbuhan tersebut yang kita minum untuk setiap satu sendok madunya. Karena bunga-bunga yang dihirup sang lebah merupakan bakal buah di kemudian hari. Oleh karena itu, kita mengenal macam-macam jenis madu sesuai dengan nama tumbuhan yang dihisap oleh sang lebah. Di antaranya ada madu lengkeng, madu rambutan, madu mangga dan lain sebagainya. Kita pun tahu, Allah swt telah menjelaskan bahwa madu merupakan sumber minuman alami yang menyehatkan.

Allah swt berfirman, "Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia," (QS An-Nahl [16]: 69).

Selain itu, sengatan lebah bisa digunakan sebagai terapi kesehatan, yaitu sebuah terapi kesehatan yang kita kenal dengan nama terapi sengat lebah.

Dari sini, para ahli kesehatan menjadikan madu sebagai inspirasi untuk membuat obat-obatan yang bersumber dari alam. Pengobatan dengan menggunakan obat-obatan alami akan sangat baik apabila digabungkan dengan terapi bekam sebegai terapi luarnya.

Wallahu A'lam.

Bekam,

Metode Pengobatan Warisan Rasulullah saw

Akhir-akhir ini, terapi bekam telah banyak diketahui oleh kaum muslimin. Ada yang pernah mencobanya dan merasakan manfaatnya dan ada juga yang hanya mendengar dan tahu, tetapi belum pernah mencobanya. Tidak dipungkiri bahwa hal ini adalah fenomena yang sangat baik. Kita tahu bahwa semua orang ingin memiliki tubuh yang sehat dan fit. Akan tetapi, untuk mencapai hal tersebut diperlukan usaha dan proses, karena kesehatan tidak datang begitu saja. Ketika kita menginginkan tubuh yang sehat dan fit, maka kita harus memperhatikan beberapa hal, di antaranya dengan memperhatikan kebutuhan jasmani dan rohani dengan seimbang.

Sangat disayangkan apabila ada seseorang yang sedang sehat, tetapi ia melupakan makna kesehatan yang sedang dimilikinya. Ia merasa bahwa kesehatannya adalah hal biasa yang tidak perlu disyukuri. Oleh karena itu, Rasulullah saw pernah mengingatkan kita dengan sabdanya,

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيْهِمَا كَثِيْرٌ مِنَ النَّاسِ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ.

“Kebanyakan manusia tertipu dengan dua kenikmatan, yaitu nikmat sehat dan nikmat waktu luang.” [6]

Oleh karena itu, ketika seseorang sedang sakit, ia akan tersadar bahwa nilai sebuah kesehatan sangatlah mahal. Perhatikanlah kesehatan, karena kesehatan adalah amanah dari Allah yang akan dimintai pertanggung jawabannya.

A. Sejarah Bekam

Sebagian orang Indonesia menyebut terapi bekam ini dengan nama terapi al-hijamah seperti kata aslinya dari bahasa Arab. Ada juga yang menyebutnya dengan nama terapi kop, cantuk dan banyak istilah lainnya. Terapi bekam ini sudah dikenal sejak zaman dahulu kala, yaitu sejak kerajaan Sumeria, kemudian terus berkembang sampai Babilonia (Irak sekarang), Saba (Yaman), Persia (Iran sekarang) dan Mesir (catatan text book kedokteran tertua Ebers Papyrus yang ditulis sekitar tahun 1550 S.M. di Mesir kuno menyebutkan tehnik pengobatan dengan cara berbekam).

Para ahli sejarah mengatakan bahwa Hippocrates (460-377 S.M.), Celsus (53 S.M.-7 M.), Aulus Cornelius Galen (200-300 M.) telah mempopulerkan cara pembuangan darah secara langsung dari pembuluh darah (vena section). Pada saat melakukan tehnik pengobatan tersebut, jumlah darah yang dikeluarkan terkadang cukup banyak, sehingga tidak jarang pasien mengalami pingsan.

Terapi seperti ini pernah dilakukan di zaman Rasulullah saw. Jabir berkata bahwa Rasulullah saw pernah mengutus seorang dokter untuk menemui Ubay bin Ka'ab. Kemudian dokter tersebut melukai pembuluh darah Ubay bin Ka'ab (mengambil darahnya).

عَنْ جَابِرٍ قَالَ بَعَثَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ طَبِيبًا فَقَطَعَ مِنْهُ عِرْقًا ثُمَّ كَوَاهُ عَلَيْهِ. رواه مسلم.

Dari Jabir ia berkata, "Rasulullah pernah mengutus seorang dokter untuk menemui Ubay bin Ka'ab. Kemudian sang dokter mengeluarkan darah dari vena sectionnya." (HR Muslim).

Pada zaman China kuno, orang-orang China menamainya dengan istilah “perawatan tanduk”. Karena mereka juga menggunakan tanduk sebagai media untuk berbekam. Seorang herbalis Ge Hong (281-341 M) di dalam bukunya, A Handbook of Prescriptions for Emergencies menggunakan tanduk hewan seperti sapi atau kerbau sebagai terapi bekam. Pertama kalinya digunakan untuk mengeluarkan darah bisul yang dikenal sebagai tehnik “jiaofa”. Sedangkan di masa Dinasti Tang, bekam dipakai untuk mengobati TBC. Kini pengobatan bekam telah dimodifikasi dengan sempurna dan mudah pemakaiannya sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah dengan menggunakan suatu alat yang praktis dan efektif. (dari www.wikipedia.org).

B. Definisi Bekam

Kata bekam berasal dari bahasa Melayu, terjemahan dari kata hajama dari bahasa Arab yang artinya 'menghisap.'

حَجَمَ الصَّبِيُّ ثَدْيَ أُمِّه،ِ إِذَا مَصَّهُ.

"Seorang anak sedang menghisap payudara ibunya."[7]

Di dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), kata bekam dijelaskan sebagai berikut, " Bekam adalah proses mengeluarkan (memantik) darah dari tubuh orang (dengan menelungkupkan mangkuk yang diisi api pada kulit sehingga kulit menjadi bengkak, kemudian digores dengan benda tajam supaya darahnya keluar)." [8]

C. Khasiat dan Keistimewaan Bekam

Dahulu, bekam hanya dipergunakan untuk mengobati penyakit sejenis bisul untuk membuang darah kotornya. Kemudian, cara pengobatan ini berkembang dan menjadi sebuah terapi pengobatan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Rasulullah saw pun telah menganjurkan umatnya agar berbekam. Ibnu Abbas mengatakan bahwa Rasulullah saw bersabda,

الشِّفَاءُ فِي ثَلَاثَةٍ، فِي شَرْطَةِ مِحْجَمٍ أَوْ شَرْبَةِ عَسَلٍ أَوْ كَيَّةٍ بِنَارٍ وَأَنَا أَنْهَى أُمَّتِي عَنِ الْكَيِّ.

"Kesembuhan bersumber dari tiga hal; minum madu, torehan pisau bekam dan dengan terapi kay (terapi sengatan besi panas). Tetapi aku melarang ummatku melakukan terapi kay." [9]

Bekam merupakan terapi pengobatan sunnah Rasulullah saw yang lahir di bawah bimbingan wahyu, dan bahkan sesuai dengan ilmu kedokteran modern, sangat berkhasiat dan tidak berefek samping. Rasulullah saw sangat menganjurkan para sahabat agar menggunakan terapi bekam sebagai terapi pengobatan untuk segala macam penyakit, khususnya untuk orang-orang yang menderita penyakit tekanan darah tinggi.

Rasulullah saw bersabda,

إِذَا هَاجَ بِأَحَدِكُمُ الدَّمُ فَلْيَحْتَجِمْ، فَإِنَّ الدَّمَ إِذَا تَبَيَّغَ بِصَاحِبِهِ يَقْتُلُهُ.

"Apabila (tekanan) darah seseorang sedang tinggi, maka segeralah berbekam. Karena, (tekanan) darah tinggi sangat membahayakan (jiwa) si penderita."[10]

Selain untuk menurunkan tekanan darah tinggi, terapi bekam juga bisa dilakukan di bagian tubuh mana pun untuk mengobati jenis penyakit tertentu sesuai dengan aturan yang telah digariskan oleh para ulama pakar bekam.

Metode bekam juga telah membuktikan keistimewaannya, karena memiliki khasiat yang sangat manjur di dalam menyembuhkan beberapa jenis penyakit. Baik sebagai langkah preventif apabila kita sedang dalam keadaan sehat dan sebagai langkah pengobatan ketika kita sedang sakit. Sebagaimana yang telah disampaikan oleh Rasulullah saw. Beliau bersabda,

عَلَيْكُمْ بِالْحِجَامَةِ فِي جَوْزَةِ الْقَمَحْدُوَةِ، فَإِنَّهُ دَوَاءٌ مِنِ اثْنَيْنِ وَسَبْعِينَ دَاءً.

"Hendaklah kalian berbekam di tengkuk, karena berbekam di tengkuk merupakan obat untuk tujuh puluh dua penyakit." (Al-Mu'jamul Kabir karya Ath-Thabrani dari Abdul Hamid dari bapaknya dari kakeknya).

Beliau juga bersabda,

خَيْرُ مَا تَدَاوَيْتُمْ بِهِ الْحِجَامَةُ.

"Sebaik-baik pengobatan yang kalian gunakan adalah terapi bekam." [11]

Sabda beliau ini jangan diartikan bahwa bekam adalah metode pengobatan yang dianggap baik pada zaman beliau saja, tetapi untuk selamanya. Dengan demikian, pengobatan metode bekam merupakan sunnah Nabi yang sangat dianjurkan untuk dipraktikkan oleh setiap muslim. Metode ini merupakan pengobatan paling ideal, baik ditinjau dari kaca mata Islam maupun ditinjau dari kaca mata medis. Bekam sebagai pengobatan yang telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu dan terus berkembang sampai saat ini. Dimulai sejak zaman Mesir Kuno, bekam telah menunjukkan bahwa metode ini memiliki posisi yang tinggi di antara pengobatan lain, sehingga Rasulullah saw pun menyetujuinya untuk dijadikan sebagai metode pengobatan untuk umatnya.

Di antara keistimewaan bekam adalah sebagai berikut:

1. terapi pengobatan alami.

2. mencontoh dan menghidupkan sunnah Rasulullah saw.

3. tidak ada efek samping, dan

4. sangat mujarab menyembuhkan berbagai macam penyakit,[12] khususnya penyakit tidak menular (PTM) seperti:

1. tekanan darah tinggi.

2. migrain.

3. penyempitan pembuluh darah.

4. insomnia.

5. serangan jantung.

6. stroke.

7. asam urat, dan lain-lain.

Mike O'Farrell, Ceo of The British Acupuncture Council, pernah memuji khasiat bekam dan berkata, "This is a successful method as seen by the thousands of patients who use it. However, as with all medical treatments it is important to seek out a registered practitioner." "Bekam adalah sebuah metode yang manjur karena telah terbukti terhadap ribuan pasien yang pernah diterapi dengan bekam. Sama halnya dengan keberhasilan pengobatan kedokteran, dan yang terpenting harus dicarikan dokter yang khusus menangani hal ini (bekam)." (www.news.bbc.co.uk).

D. Peralatan Bekam

Metode bekam adalah warisan Islam, tetapi metode pengobatan ini telah diketahui pula oleh orang-orang China, Babilonia (Iraq) dan Mesir kuno. Terbukti banyaknya peninggalan mereka seperti artefak yang berisi tulisan dan penjelasan tentang metode pengobatan bekam. Dahulu mereka menggunakan gelas yang terbuat dari besi atau bambu, kemudian berkembang dengan menggunakan gelas yang terbuat dari kaca yang diisi secarik kain atau kapas yang dibakar sehingga si gelas akan melekat kuat di kulit, dan kemudian berkembang menjadi gelas plastik tahan api yang memiliki katup untuk mengeluarkan udara seperti yang kita lihat sekarang.[13]

Sedangkan pada zaman Rasulullah saw, terapi bekam dilakukan dengan sebuah alat yang terbuat dari tanduk. Imam Ibnul Qayyim di dalam kitabnya Zadul Ma'ad menceritakan,

عَنْ عَبْدِ الرّحْمَنِ بْنِ أَبِيْ لَيْلَى أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ احْتَجَمَ عَلَى رَأْسِهِ بِقَرْنٍ حِيْنَ طُبَّ، قَالَ أَبُوْ عُبَيْدٍ مَعْنَى طُبَّ أَيْ سُحِرَ.

"Dari Abdurrahman bin Abu Laila bahwa Nabi saw pernah dibekam di kepalanya dengan tanduk ketika beliau 'thubba.'" Abu Ubaid berkata bahwa makna kata thubba adalah disihir.[14]

Kemudian pada abad ke-18, orang-orang Eropa menggunakan lintah sebagai alat untuk berbekam dan dikenal sebagai terapi lintah (hirudo medicinalis). Bangsa Eropa pernah mengimpor empat puluh juta lintah untuk keperluan tersebut. Lintah-lintah tersebut dilaparkan tanpa diberi makan. Maka pada saat ditempelkan ke tubuh seseorang, maka si lintah akan terus menghisap darah orang tersebut dengan efektif. Setelah kenyang, lintah tersebut tidak akan kuat lagi untuk bergerak dan selanjutnya akan terjatuh dan mengakhiri terapi bekamnya.

Akan tetapi di zaman modern sekarang ini, kita masih bisa menemukan sebuah klinik yang menawarkan jasa terapi lintah. Terapi lintah ini disinyalir bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit, seperti kanker kelenjar getah bening, tyroid, kanker payudara, migrain, jantung koroner, saraf terjepit, diabetes kering maupun diabetes basah. Telah banyak pasien yang disembuhkan melalui metode terapi ini. Proses penyembuhannya dapat dirasakan hari demi hari dan sangat cepat. Hingga saat ini tidak ditemukan adanya efek samping sebagai akibat terapi hirudo medicinalis leech ini.

Lintah menyerang korbannya, (khususnya manusia) dengan menggunakan alat pengisap bagian depannya, lalu melukai dan mengisap darahnya. Lintah pengisap darah menghasilkan suatu cairan yang mampu mencegah terjadinya penggumpalan darah, sehingga mempermudah pengisapannya. Efek ini merupakan akibat dari enzim yang diekskresikan oleh lintah. Enzim yang dihasilkan oleh lintah adalah Hyaluronidase dan pertama kali dikenalkan oleh Karl Meyer pada tahun 1934.

Di kerongkongan tempat isapannya terdapat tiga rahang yang berbentuk seperti setengah gergaji yang dihiasi sampai 100 gigi kecil. Dalam waktu 30 menit lintah bisa menyedot darah sebanyak 15 ml (kuota yang cukup untuk hidupnya selama setengah tahun.) Air ludahnya pun mengandung zat aktif yang sekurang-kurangnya berisi 15 unsur. Misalnya zat putih telur hirudin yang bermanfaat untuk mengencerkan darah dan mengandung penisilin. (www.nusaku.com).

Kini peralatan bekam telah berkembang dan dimodernisasi, sehingga menjadi sebuah alat yang praktis dan mudah digunakan. Peralatan bekam yang digunakan oleh para juru bekam pada zaman sekarang biasanya terdiri dari:

ü Alat penghisap (gun pump).

ü Mangkuk (cupping set).

ü Pena jarum (lancing device).

ü Jarum (lance), disposal.

ü Antiseptik (bahan sterilisasi seperti alkohol).

ü Sarung tangan kesehatan (rubber gloves), disposal.

ü Tensi meter.

ü Stetoskop.

ü Alat periksa gula darah, dan

ü Kapas dan cairan antiseptic (iodine).

E. Waktu yang Paling Baik untuk Berbekam

Terapi bekam yang telah diajarkan Rasulullah saw sangat lengkap. Beliau tidak hanya menyebutkan berbagai macam manfaatnya, tetapi beliau juga menjelaskan masalah hari dan tanggal yang baik untuk berbekam. Karena Rasulullah saw adalah seorang nabi dan rasul yang sangat menyayangi umatnya.

Allah swt berfirman, "Sungguh, telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman." (QS At-Taubah [09]: 128).

Tidak ada batasan usia kapan seseorang diperbolehkan untuk berbekam. Akan tetapi, para ulama pakar bekam menjelaskan bahwa seorang pria boleh dibekam ketika berusia dua puluh tahun ke atas dan untuk wanita diperbolehkan untuk dibekam ketika memasuki masa menopause. Mereka beralasan bahwa untuk kaum wanita, mereka tidak perlu dibekam ketika mereka masih dalam usia subur (masih haidh). Karena dengan keluarnya darah haidh bisa membantu kesehatan fisik mereka. Akan tetapi penulis melihat bahwa darah haidh berbeda dengan darah bekam. Pada kenyataannya, banyak sekali kaum wanita masa usia subur yang mengidap penyakit tertentu, semisal sering pusing, kolesterol dan lain-lain. Apabila mereka diperbolehkan berbekam ketika mereka memasuki masa menopause, alangkah lamanya mereka menunggu. Oleh karena itu, tidak ada batasan usia kapan seorang pria atau wanita boleh dibekam.

Adapun waku yang dianjurkan oleh para ulama pakar bekam untuk berbekam adalah sebagai berikut:

1. Ketika sedang sehat.

Ketika seseorang sedang sehat boleh juga untuk dibekam, sebagai bentuk pencegahan dari segala macam penyakit. Dalilnya yaitu sabda Rasulullah saw,

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَا مَرَرْتُ لَيْلَةَ أُسْرِيَ بِي بِمَلَإٍ مِنَ الْمَلَائِكَةِ إِلَّا كُلُّهُمْ يَقُولُ لِي: عَلَيْكَ يَا مُحَمَّدُ بِالْحِجَامَةِ.

Dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah saw bersabda, "Tidaklah aku melewati sekumpulan para malaikat di malam aku diisrakan, kecuali mereka berkata kepadaku, "Wahai Muhammad berbekamlah." (HR Ibnu Majah).

2. Ketika sedang sakit.

Misalnya berbekam pada saat tensi darah sedang naik. Dahulu, Imam Ahmad selalu dibekam pada saat tekanan darah beliau sedang naik. Pada saat sedang sakit, setiap orang sangat dianjurkan untuk berobat, misalnya dengan berbekam.

Adapun hari yang baik untuk berbekam menurut penanggalan Hijriyah yaitu:

1. Senin,

2. Selasa, dan

3. Kamis.

Hal ini didasari oleh sebuah hadits dari Ibnu Umar bahwa ia pernah mendengar Rasulullah saw bersabda,

الْحِجَامَةُ عَلَى الرِّيْقِ أَمْثَلُ وَفِيْهِ شِفَاءٌ وَبَرَكَةٌ، وَتَزِيْدُ فِي الْعَقْلِ وَفِي الْحِفْظِ، فَاحْتَجِمُوْا عَلَى بَرَكَةِ اللهِ يَوْمَ الْخَمِيسِ، وَاجْتَنِبُوْا الْحِجَامَةَ يَوْمَ الْأَرْبِعَاءِ وَالْجُمُعَةِ وَالسَّبْتِ وَيَوْمَ الْأَحَدِ تَحَرِّيًا، وَاحْتَجِمُوْا يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالثُّلَاثَاءِ، فَإِنَّهُ الْيَوْمُ الَّذِيْ عَافَى اللهُ فِيْهِ أَيُّوْبَ مِنْ الْبَلَاءِ، وَضَرَبَهُ بِالْبَلَاءِ يَوْمَ الْأَرْبِعَاءِ، فَإِنَّهُ لَا يَبْدُوْ جُذَامٌ وَلَا بَرَصٌ إِلَّا يَوْمَ الْأَرْبِعَاءِ، أَوْ لَيْلَةَ الْأَرْبِعَاءِ.

"Berbekam di pagi hari (sebelum makan) sangat baik, bisa menyembuhkan penyakit, banyak berkahnya, bisa meningkatkan daya ingat dan hafalan. Oleh karena itu, berbekamlah mencari keberkahan dari Allah pada hari Kamis dan jangan sekali-kali berbekam pada hari Rabu, Jumat, Sabtu dan Ahad. Berbekamlah pada hari Senin dan Selasa. Karena pada kedua hari ini (Senin dan Selasa), Nabi Ayyub disembuhkan dari penyakitnya. Sedangkan penyakitnya muncul pertama kali pada hari Rabu dan penyakit cacar dan penyakit belang (vitiligo) selalu muncul pada hari Rabu atau malam Rabu,"[15]

Disunnahkan pula agar berbekam pada tanggal 17, 19 dan 21 setiap bulan Qamariyah. Hal ini didasari oleh sebuah hadits dari Abu Hurairah yang menyatakan bahwa Rasulullah saw bersabda,

مَنْ احْتَجَمَ لِسَبْعَ عَشْرَةَ وَتِسْعَ عَشْرَةَ وَإِحْدَى وَعِشْرِينَ كَانَ شِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ.

" Barangsiapa yang berbekam pada tanggal tujuh belas, sembilan belas dan dua pulu satu, maka hal itu akan menjadi penyebab kesembuhan penyakitnya."[16]

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

Akan tetapi untuk seseorang yang sedang sakit dan memerlukan pertolongan secepatnya (untuk dibekam), maka ia boleh dibekam kapan saja dan tidak terikat dengan ketiga hari dan tanggal di atas.

F. Macam-Macam Terapi Bekam

Terapi bekam terbagi kepada dua bagian besar, yaitu:

1. Terapi Bekam Basah atau Bekam Berdarah (Bleeding Cupping).

Yaitu terapi bekam dengan cara mengeluarkan darah dari bagian tubuh tertentu seperti dari punggung atau bagian tubuh lainnya dengan cara disayat menggunakan silet, pisau bedah atau jarum steril.

2. Terapi Bekam Kering (Dry Cupping).

Yaitu terapi bekam tidak mengeluarkan darah. Terapi bekam kering ini terdiri dari sembilan terapi, di antaranya:

ü Sliding Cupping (bekam luncur).

ü Weak Cupping (bekam pelan, hanya untuk anak-anak).

ü Medium Cupping (bekam sedang).

ü Strong Cupping (bekam kuat).

ü Massage Cupping (bekam pijat).

ü Electrical Cupping (bekam dengan dialiri listrik).

ü Water Cupping (bekam air).

ü Herbal Cupping (bekam plus herba).

ü Flash Cupping (bekam tarik), dan

ü Fire Cupping (bekam api).

G. Ketentuan Berbekam

Sebaiknya sebelum terapi bekam dimulai, ada baiknya pasien yang akan berbekam mengetahui dan menaati anjuran di bawah ini. Di antaranya:

1. dianjurkan untuk berpuasa dua jam sebelum terapi bekam dimulai. Para ulama pakar bekam mengatakan disebutkan bahwa seseorang yang akan dibekam sangat dianjurkan untuk berpuasa sebelumnya, minimalnya 2 jam sebelum prosesi bekam dilakukan. Alasannya karena Rasulullah saw bersabda,

اَلْحِجَامَةُ عَلَى الرِّيْقِ أَمْثَلُ وَفِيْهَا شِفَاءٌ وَبَرَكَةٌ.

"Dibekam pada pagi hari (setelah bangun tidur dan belum makan apa-apa) sangat baik, mengandung kesembuhan dan keberkahan," (HR Ibnu Majah dari Ibnu Umar).

Seseorang yang akan dibekam dilarang makan terlebih dahulu. Akan tetapi ia dibolehkan untuk minum kopi atau teh, dengan catatan jangan terlalu banyak, seperti hanya secangkir kecil saja. Hal ini dibolehkan karena kandungan gula (glukosa) di dalam kopi atau teh yang diminumnya hanya sedikit saja, sehingga tidak akan mempengaruhi proses pencernaan, tidak akan mempercepat peredaran darah, jantung juga tidak akan berdegup dengan cepat dan tekanan darah pun tidak akan naik. Justru secangkir kopi atau teh yang diminumnya bisa merangsang saraf-sarafnya sehingga ia akan merasa aktif dan merasa siap untuk dibekam. Mengapa Rasulullah saw melarang makan sebelum dibekam? Karena apabila makan terlebih dahulu, akan membuat sistem pencernaan bekerja sehingga mempercepat peredaran darah. Akibatnya, jantung akan berdegup lebih cepat sehingga tekanan darahpun bisa naik dan mengakibatkan darah-darah yang beku (statis) yang berada di permukaan kulit dan yang berada di titik Kahil (vertebrem prominen) yang telah berkumpul pada saat sedang tidur menjadi mengalir kembali. Demikian juga proses pengiriman zat gizi makanan ke seluruh tubuh bisa mempercepat peredaran darah. Keadaan seperti ini sangat tidak baik untuk proses bekam. Maka apabila pada saat seperti ini seseorang dibekam, maka darah yang keluar adalah darah yang masih terpakai (bekam tidak akan bermanfaat sama sekali) dan juga seseorang yang dibekam pada saat seperti ini akan mengalami sedikit pusing (atau bahkan nyaris pingsan), karena darah yang akan dipasok ke otak menjadi berkurang (karena dikeluarkan pada saat dibekam di titik Kahil).[17]

2. dianjurkan untuk tidak berhubungan badan, 12 jam sebelum dibekam dan 24 jam setelahnya. Karena seorang lelaki yang telah melakukan hubungan intim dengan istrinya dan mencapai klimak (orgasme), maka tubuhnya akan terasa lemas. Hal ini dikarenakan ketika seorang lelaki mengeluarkan sperma, maka hal ini sama dengan lari sprint satu kilo meter sekaligus.

3. dianjurkan untuk tidak langsung mandi setelah dibekam. Sebaiknya mandi setelah berselang waktu 2 jam setelah dibekam dan dianjurkan mandi dengan air hangat. Hal ini dikarenakan bekam bisa menaikkan suhu tubuh seseorang. Oleh karena itu, diamkan terlebih dahulu sejenak agar suhu tubuhnya kembali normal.

4. dianjurkan untuk melakukan terapi bekam di tempat yang bersuhu hangat atau bersuhu normal, dan

5. dianjurkan untuk berdoa kepada Allah swt meminta agar penyakitnya segera disembuhkan.

H. Diagnosa Penyakit Pada Bekam

Diagnosa bekam bisa dilihat dari warna pigmen kulit setelah pembekaman. Reaksi pigmen pada kulit bekas bekam bisa dikelompokkan menjadi beberapa klasifikasi sebagai berikut :

1. Bekas bekam yang berwarna ungu kegelapan atau hitam, pada umumnya hal ini mengindikasikan bahwa tubuh pasien kekurangan pasokan darah dan saluran (pembuluh) darahnya tidak lancar. Biasanya diperkirakan adanya darah statis (darah beku).

2. Bekas bekam yang berwarna ungu disertai plaque (bercak-bercak), pada umumnya hal ini menandakan adanya gumpalan darah dan adanya darah statis (darah beku).

3. Bekas bekam yang berwarna merah gelap biasanya mengindikasikan adanya endapan lemak di dalam darah.

4. Bekas bekam yang berwarna pucat/putih dan bergaris-garis seperti ruam biasanya mengindikasikan adanya gas patogen.

5. Adanya uap air di dinding bagian dalam gelas bekam biasanya menandakan adanya gas patogen di daerah tersebut.

Kemudian untuk darah yang dikeluarkan oleh juru bekam dari tubuh pasiennya biasanya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1. Plasma (cairan darah) terpisah, tidak bercampur dengan darah statis (darah beku).

2. Jika dua gelas (alat bekam) dipasang di tubuh pasien untuk menghisap darahnya, maka bisa saja darah hanya keluar dan memenuhi gelas yang satu, tetapi tidak bisa keluar sama sekali ke gelas kedua, walaupun tempatnya berdekatan.

3. Khasiat bekam tetap akan terasa, walaupun tidak mengeluarkan darah.

4. Kemudian apabila darah yang keluar tersebut diteliti di laboratorium darah, maka berdasarkan penelitian itu, terlihat hal-hal sebagai berikut:

ü Darah yang keluar dari proses bekam (bukan karena donor darah) mengandung sepersepuluh kadar sel darah putih (lekosit). Artinya terapi bekam tetap melindungi dan sekaligus menguatkan sistem imun manusia.

ü Adapun eritrosit (sel darah merah), semua sel darah merah memiliki bentuk yang tidak normal (rusak). Artinya sel-sel tersebut tidak mampu melakukan aktivitas, disamping juga menghambat sel-sel lain yang masih muda dan aktif. Hal tersebut mengindkasikan bahwa bekam bisa membuang sel-sel darah merah yang rusak, darah yang minim oksigen dan darah yang tidak dibutuhkan lagi dengan tetap mempertahankan sel-sel darah merah yang masih baik dan sel darah putih.

ü Bekam tidak mengeluarkan zat besi yang ada di dalam darah. Zat besi tersebut tetap berada di dalam darah pasien sehingga tidak ikut keluar bersamaan dengan darah yang dikeluarkan dengan bekam. Jadi setelah proses bekam selesai, di dalam tubuh pasien akan terjadi regenerasi darah baru yang dibentuk oleh zat besi.

ü Hasil penelitian medis modern telah menemukan bukti yang menakjubkan dari metode bekam. Yaitu metode bekam ternyata hanya mengambil bagian darah yang tercemar saja (sel darah merah yang abnormal, sampah kreatin dan yang lainnya). Sedangkan sel darah merah yang masih bagus (normal), sel darah putih dan zat-zat penting lainnya tidak terambil.

gambar: sel darah merah normal
(tidak terambil pada saat berbekam).

gambar: sel darah merah abnormal

yang terambil pada saat berbekam.

I. Berdoa ketika Berbekam

Rasulullah saw telah mengajarkan bahwa setiap aktifitas yang akan dilakukan seorang muslim harus diawali dengan basamalah. Maka ketika akan melakukan terapi bekam pun, seorang juru bekam harus memulai terapi bekamnya dengan basmalah dan berdoa meminta kesembuhan kepada Allah swt untuk pasiennya. Karena Allah lah Dzat Pemberi kesembuhan. Allah swt telah menjelaskan hal ini lewat lisannya Nabi Ibrahim, "Dan apabila aku sakit, Dia-lah yang menyembuhkan aku." (QS Asy-Syu'ara [26]: 80).

Ada sebuah riwayat yang menganjurkan untuk membaca Ayat Kursi ketika akan memulai terapi bekam. Yaitu sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam An-Nawawi bahwa Ali bin Abu Thalib berkata bahwa Rasulullah saw bersabda,

مَنْ قَرَأَ آيَةَ الْكُرْسِيِّ عِنْدَ الْحِجَامَةِ كَانَتْ لَهُ مَنْفَعَةُ حِجَامَتِهِ.

"Barangsiapa yang membaca ayat Kursi ketika sedang membekam, maka bekamnya akan bermanfaat (manjur)." [18]

Kita yakin, doa setiap hamba Allah akan dikabulkan oleh-Nya. Tetapi hanya Allah lah yang tahu. Apakah kesembuhan tersebut akan diberikan kepada hamba-Nya di dunia ini ataukah akan ditangguhkan-Nya sebagai tabungan pahala bagi hamba-Nya.

J. Tata Cara Membekam dan Titik Bekam Rasulullah saw

Di sini, penulis hanya akan menjelaskan empat jenis bekam dan tata caranya. Di antaranya:

1. Bekam Basah (Bleeding Cupping). Yaitu metode pengeluaran darah dengan cara ditusuk dengan menggunakan lancing device atau pisau bedah. Caranya yaitu dengan melakukan beberapa langkah di bawah ini:

v Lakukanlah pelemasan otot (dipijat dengan diolesi minyak zaitun atau minyak habbatussauda) selama 5-10 menit.

v Bersihkan bagian tubuh yang akan dibekam basah dengan desinfektan, misalnya alkohol.

v Pilih gelas bekam (cup) berdasarkan tingkat penyakit pasien dan postur tubuhnya. Semakin besar gelas yang digunakan, maka daya hisapnya akan semakin besar dan efeknya akan lebih baik.

v Tentukanlah area tubuh yang akan dibekam sesuai dengan keluhan atau penyakit pasien.

v Pompa gelas bekam dengan piston pada posisi yang dikehendaki sebanyak 2-3 kali tarikan, atau sampai piston tidak dapat ditarik lagi.

v Biarkan selama 5 menit, atau tergantung kebutuhan.

v Lepaskan gelas bekam dan kemudian tusuk bagian bekas bekam tersebut dengan menggunakan jarum steril lancing device atau menggunakan pisau bedah (tergantung kebutuhan).

v Memulai pembekaman di area tubuh yang telah ditentukan.

v Tunggu selama lebih kurang 5 menit sampai darah keluar dan menumpuk di dalam gelas bekam.

v Lepaskan gelas bekam dan buanglah darah kotor yang keluar. Kemudian bersihkan gelas bekam dengan menggunakan cairan desinfektan, misalnya alkohol.

v Lakukan pembekaman ulang sebanyak 2-3 kali, atau sampai keluar cairan putih dari dalam kulit dan terakhir bersihkanlah dengan alkohol.

v Olesi bekas tusukan bekam dengan minyak habbatussauda atau iodine.

3. Bekam Kering (Dry Cupping). Yaitu metode bekam yang tidak mengeluarkan darah dari tubuh.


Caranya yaitu dengan melakukan beberapa langkah di bawah ini:

v Lakukanlah pelemasan otot (dipijat dengan diolesi minyak zaitun atau minyak habbatussauda) selama 5-10 menit.

v Bersihkan bagian tubuh yang akan dibekam kering dengan desinfektan, misalnya alkohol.

v Pilih gelas bekam (cup) berdasarkan tingkat penyakit pasien dan postur tubuhnya. Semakin besar gelas yang digunakan, maka daya hisapnya akan semakin besar dan efeknya akan lebih baik.

v Tentukanlah area tubuh yang akan dibekam sesuai dengan keluhan atau penyakit pasien.

v Pompa gelas bekam dengan piston pada posisi yang dikehendaki sebanyak 2-3 kali tarikan, atau sampai piston tidak dapat ditarik lagi.

v Biarkan selama 10 menit (bagi pria), 7 menit (bagi wanita) atau 3 menit (bagi anak-anak).

v Lepaskanlah gelas bekam dan pijatlah kembali dengan minyak zaitun atau minyak habbatussauda selama 2-3 menit untuk menghilangkan bercak-bercak hitam.

v Lakukan selama 7 hari bagi orang dewasa dan 5 hari bagi anak-anak, kemudian diselingi masa interval selama 3 hari, lalu pembekaman dilanjutkan kembali.

3. Bekam Luncur (Sliding Cupping). Yaitu metode bekam dengan cara meluncurkan gelas bekam di atas permukaan kulit yang rata (tidak tebal ototnya). Metode ini serupa dengan guasha (Cina), scrapping (Inggris) atau kerokan (Jawa). Bekam luncur lebih aman daripada kerokan, karena tidak merusak pori-pori kulit sebagaimana kerokan. Caranya yaitu dengan melakukan beberapa langkah di bawah ini:

v Lakukanlah pelemasan otot (dipijat dengan diolesi minyak zaitun atau minyak habbatussauda) selama 5-10 menit.

v Bersihkan bagian tubuh yang akan dibekam luncur dengan desinfektan, misalnya alkohol dan kemudian diolesi dengan minyak zaitun.

v Pilih gelas bekam (cup) berdasarkan tingkat penyakit pasien dan postur tubuhnya. Gunakanlah gelas bekam yang berukuran kecil.

v Pilih titik bekam sebagai permulaan bekam luncur, biasanya bagian atas pundak.

v Pompa gelas bekam dengan piston pada posisi yang dikehendaki sebanyak 2-3 kali tarikan kemudian gerakkan/seluncurkan perlahan-lahan sampai tampak memar kemerahan.

v Lepaskan gelas bekam dan lakukan kembali bekam luncur di area tubuh yang lain dengan mengolesi area tubuh tersebut dengan minyak zaitun.

4. Bekam Cepat (Flash Cupping) atau Bekam Tarik. Yaitu metode bekam dengan cara tarik lepas – tarik lepas secara cepat pada bagian kulit yang sukar dibekam, atau apabila dibekam gelas cenderung jatuh. Area ini biasanya di sekitar wajah dan dahi. Caranya yaitu dengan melakukan beberapa langkah di bawah ini:

v Pilih titik bekam pada dahi atau bagian yang nyeri.

v Pilih gelas bekam (cup) yang proporsional dengan lebar dahi (ukuran kecil).

v Pompa gelas bekam dengan piston pada posisi yang dikehendaki secukupnya kemudian lepas dengan frekuensi tarikan yang cepat.

v Lakukan hal ini berulang-ulang sampai kulit berwarna kemerahan.

K. Sabar Ketika Menjalani Terapi

Islam telah menyuruh umatnya agar berobat apabila mereka sedang sakit. Selain itu, Islam juga menyuruh umatnya agar berobat dengan menggunakan sesuatu yang halal dan melarang berobat dengan menggunakan sesuatu yang haram. Seperti berobat dengan arak, meminum darah (seperti darah ular), atau pergi ke dukun.

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah bahwa Nabi saw bersabda,

عَنْ جَابِرٍ عَنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءٌ فَإِذَا أُصِيبَ دَوَاءُ الدَّاءِ بَرَأَ بِإِذْنِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ.

"Setiap penyakit ada obatnya. Jika obat mengenai penyakit, maka penyakit tersebut akan sembuh dengan izin Allah." (HR Muslim).

Allah swt adalah Pemberi kesembuhan. Allah swt akan memberikan kesembuhan-Nya kepada siapa saja yang memintanya. Oleh karena itu, ketika kesembuhan belum tercapai, maka jangan langsung berputus asa dan kemudian meninggalkan usaha, ikhtiar dan terapi yang selama ini sedang dijalani. Karena ada kalanya kesembuhan akan diberikan oleh Allah swt setelah beberapa kali menjalani terapi.

Misalnya di dalam kasus yang pernah dialami oleh salah seorang sahabat Rasulullah saw yang mengadu kepada beliau bahwa saudaranya sedang sakit perut. Pada saat itu, beliau menyuruhnya untuk meminuminya madu.

Rasulullah saw bersabda, "Minumilah madu!" Setelah sahabat tersebut meminumi madu kepada saudaranya, tiba-tiba ia pun datang kembali menemui Nabi saw dan melaporkan kejadiannya. Ia pun berkata, "Aku benar-benar telah meminuminya madu. Tetapi madu tersebut semakin membuatnya mulas." Rasulullah saw menyuruhnya kembali untuk meminuminya madu. Hal ini terjadi berulang sampai tiga kali. Maka untuk yang keempat kalinya Rasulullah saw tetap bersabda, "Minumilah madu!" Tetapi sahabat tersebut masih mengeluh, "Aku benar-benar telah meminuminya madu. Tetapi madu tersebut semakin membuatnya mulas.”

Rasulullah saw bersabda, "Mahabenar Allah (dengan firman-Nya, surat An-Nahl ayat 69). Perut saudaramu memang sedang sakit." Akhirnya Rasulullah saw sendiri yang meminuminya madu dan kemudian sahabat tersebut pun sembuh.[19]

L. Kesembuhan Hanya dari Allah swt.

Ketika seorang pasien telah sembuh dari penyakit yang selama ini dideritanya, maka bersyukurlah kepada Allah, karena bukan juru bekam dan bukan pula bekam itu sendiri yang telah menyembuhkannya, tetapi Allah swt lah yang telah menyembuhkannya.

Allah swt berfirman, "Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku," (QS Ay-Syua'ra [26]: 80).

Kita harus menyadari bahwa ketika Allah mencintai hamba-Nya, maka Allah akan mengujinya dengan berbagai macam ujian dan musibah. Tetapi terkadang kita tidak memahaminya dan yang keluar dari mulut kita justru kata-kata keluh kesah dan merasa kesal dengan semua musibah yang sedang menimpanya.

Rasulullah saw bersabda,

مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُصِبْ مِنْهُ.

"Barangsiapa yang dikehendaki oleh Allah untuk mendapatkan kebaikan, maka Allah akan mengujinya (dengan berbagai musibah)."[20]

مَا مِنْ مُصِيْبَةٍ تُصِيْبُ الْمُسْلِمَ، إِلَّا كَفَّرَ اللهُ بِهَا عَنْهُ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا.

"Allah akan mengampuni dosa-dosa seorang muslim karena musibah yang sedang menimpanya, walaupun hanya tertusuk duri." [21]

Allah swt berfirman, "Bukankah Dia (Allah) yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila dia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan?"(QS An-Naml [27]: 62).

Pengetahuan Dasar Penyakit

yang Bisa Diterapi dengan Bekam

Rasulullah saw telah bersabda, "Sebaik-baik pengobatan yang kalian gunakan adalah terapi bekam."[22] Artinya, dengan izin Allah swt, terapi bekam bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit yang diderita umat manusia.

Di antara penyakit yang bisa diterapi dengan bekam adalah sebagai berikut:

1. Tekanan Darah Tinggi

Pernahkah Anda mendengar istilah tekanan darah? Tekanan darah tinggi atau tekanan darah rendah misalnya? Tekanan darah adalah tekanan yang dihasilkan oleh darah terhadap dinding pembuluh darah arteri yang diukur dalam satuan milimeter mercury (mmHg) dan direkam dalam dua angka, yaitu tekanan sistolik (ketika jantung berdetak) terhadap tekanan diastolik (ketika jantung relaksasi) dan kedua angka ini sangat penting untuk diketahui.

Tekanan darah tinggi yang lebih dikenal dengan istilah hipertensi, merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia, baik di dunia belahan barat maupun belahan timur, termasuk di Indonesia. Karena pada saat seseorang mengalami tekanan darah tinggi, maka otot jantung akan menebal (hipertrofi) dan mengakibatkan fungsinya sebagai pemompa darah menjadi terganggu, selanjutnya jantung akan mengalami dilatasi dan kemampuan kontraksinya berkurang.

Penyakit hipertensi sering disebut sebagai penyakit the silent disease. Umumnya penderita hipertensi tidak mengetahui bahwa dirinya sedang mengidap hipertensi sebelum memeriksakan tekanan darahnya ke dokter atau puskesmas terdekat. Penyakit ini dikenal juga sebagai heterogeneous group of disease karena dapat menyerang siapa saja dari berbagai kelompok umur dan kelompok sosial ekonomi.

Hipertensi dapat dikelompokkan ke dalam dua kategori besar, yaitu hipertensi primer dan hipertensi sekunder. Hipertensi primer artinya hipertensi yang belum diketahui penyebabnya secara jelas. Berbagai faktor diperkirakan turut berperan sebagai penyebab hipertensi primer, seperti bertambahnya umur, stres psikologis dan hereditas (keturunan). Sekitar 90 persen pasien hipertensi diperkirakan termasuk dalam kategori ini. Sedangkan kategori kedua adalah hipertensi sekunder yang penyebabnya telah diketahui secara pasti, misalnya ginjal yang tidak berfungsi, pemakaian kontrasepsi oral dan terganggunya keseimbangan hormon yang merupakan faktor pengatur tekanan darah. Sedangkan untuk faktor pemicu hipertensi dapat dikelompokkan ke dalam kategori pemicu yang tidak dapat dikontrol, seperti keturunan, jenis kelamin dan umur dan faktor pemicu yang dapat dikontrol, seperti kegemukan, kurang berolahraga, merokok, serta mengonsumsi alkohol dan tinggi asupan garam.

Alangkah baiknya apabila setiap orang selalu memperhatikan tekanan darahnya. Kalau perlu, setiap orang harus rutin memeriksakan tekanan darahnya ke puskesmas atau dokter terdekat. Tekanan darah tinggi sangat membahayakan jiwa seseorang, karena bisa memperburuk kesehatannya, di antaranya dapat:

1. mengakibatkan kerusakan pembuluh darah di otak (pecah pembuluh darah di otak) yang bisa menyebabkan stroke.

2. gangguan penglihatan (retinopati) yang bisa mengakibatkan kebutaan.

3. gagal ginjal.

4. serangan jantung (infark miokard akut, kematian mendadak, kardiomiopati dan aritmia).

5. penyakit jantung koroner.

6. aneurisma aorta (melemahnya dinding aorta yang akan mengakibatkan dilatasi sampai 1,5 kali lebih besar dan berisiko untuk ruptur), sering mengakibatkan kematian mendadak.

Sebagian besar kasus tekanan darah tinggi bisa disembuhkan dengan melakukan beberapa langkah tindakan di bawah ini, di antaranya:

  • mempertahankan berat badan yang ideal dan sehat.
  • melakukan aktivitas fisik yang cukup sepanjang hari (rajin berolah raga).
  • mengikuti pola makan yang sehat, dan mengurangi asupan makanan tinggi garam.
  • mengurangi asupan minuman beralkohol, dan
  • melakukan pembekaman dan mengonsumsi obat herbal penurun tekanan darah tinggi.

Ingatlah akan sabda Rasulullah saw,

إِذَا هَاجَ بِأَحَدِكُمُ الدَّمُ فَلْيَحْتَجِمْ، فَإِنَّ الدَّمَ إِذَا تَبَيَّغَ بِصَاحِبِهِ يَقْتُلُهُ.

"Apabila tekanan darah seseorang sedang tinggi, maka segeralah berbekam. Karena, tekanan darah tinggi sangat membahayakan (jiwa) si penderita."[23]

Di bawah ini kami cantumkan pembagian tekanan darah untuk membantu para penderita tekanan darah tinggi mengenai bahaya yang berhubungan dengan tekanan darah tinggi. Kategori di bawah ini berlaku untuk orang dewasa dan pada saat pemeriksaan tidak sedang minum obat penurun tekanan darah tinggi, seperti captopril, reserfin atau obat penurun tekanan darah lainnya.

Derajat

Tekanan sistolik ( mmhg)

Tekanan diastolik

Normal

< 120

dan < 80 mmhg

Prehipertensi

120 -139

atau 80 -89 mmhg

Hipertensi 1

140 - 159

atau 90 -99

Hipertensi 2

> 160

atau > 100

Di negara barat, pasien yang mengalami serangan jantung setengahnya mengidap tekanan darah tinggi dan pasien yang mengalami stroke dua pertiganya juga mengidap tekanan darah tinggi. Oleh karena itu, sangat penting sekali untuk selalu memeriksakan tekanan darah secara periodik, dan bila ternyata menderita tekanan darah tinggi, harus sesegera mungkin mencari bantuan dan mengikuti penyuluhan tentang tekanan darah tinggi yang diberikan oleh para dokter. Apabila tekanan darah tinggi dibiarkan tanpa pengobatan, maka tekanan darahnya akan terus meningkat secara bertahap dan akan mengakibatkan beban kerja jantung semakin berat, akhirnya akan mengakibatkan kerusakan serius pada pembuluh darah dan organ tubuh seperti jantung, ginjal, mata dan otak yang bisa merenggut jiwa seseorang, seperti yang telah dijelaskan oleh Rasulullah saw jauh-jauh hari yang tercantum di dalam sabdanya di atas.

Rasulullah saw sangat menganjurkan agar berbekam untuk umatnya yang menderita penyakit tekanan darah tinggi. Karena darah yang banyak mengandung lemak (penyebab tekanan darah tinggi) bisa terangat oleh sedotan gelas bekam, sehingga peredaran darah yang tadinya kurang lancar atau tersumbat yang memperberat kerja jantung akan manjadi lancar kembali sehingga jantung pun tidak perlu memompa darah dengan keras dan akhirnya tekanan darah pun segera turun.

Sumber:

www.ptphapros.co.id

www.depkes.go.id

2. Migrain

Kata migrain berasal dari bahasa Yunani, hemikrania, yang berarti "setengah kepala". Seperti yang selama ini dikenal oleh banyak orang, penyakit migrain memang kerap muncul hanya di satu sisi kepala, sisi sebelah kanan atau sisi sebelah kiri. Sekali muncul di sebelah kanan, maka akan terus menyerang sebelah kanan saja, demikian pula sebaliknya. Dari kata hemikrania, muncullah istilah migrain (migraine). Penyakit kepala satu ini memang paling menjengkelkan, dan sering kali dijuluki penyakit pusing kepala sebelah yang rasa sakitnya tak tertahankan.

Secara pastinya, penyebab migrain belum diketahui dengan jelas. Akan tetapi catatan kedokteran menunjukkan bahwa migrain bisa diderita oleh semua usia. Penyebabnya bisa bermacam-macam. Mulai dari peredaran darah yang tidak lancar dalam otak karena kelelahan dan kurang beristirahat, pola makan yang buruk, radang tonsil sampai pencernaan yang kurang bagus daya kerjanya. Nyeri pada migrain disebabkan karena pelebaran pembuluh darah di otak. Hal ini antara lain berkaitan dengan kadar hormon serotonin dalam darah. Jika kadarnya tinggi, pembuluh darah akan menyempit, sebaliknya jika kadarnya rendah maka pembuluh darah akan melebar. Gejala yang dialami jika migrain muncul adalah nyeri kepala yang sangat hebat, biasanya di satu sisi namun dapat pula di kedua sisi kepala.

Di dalam sejarah disebutkan bahwa Rasulullah saw pernah mengalami pusing sebelah. Ketika itu, Rasulullah saw langsung memanggil juru bekamnya, dan beliau pun dibekam.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ احْتَجَمَ وَهُوَ مُحْرِمٌ فِي رَأْسِهِ مِنْ شَقِيقَةٍ كَانَتْ بِهِ.

"Dari Ibnu Abbas bahwasanya Rasulullah saw berbekam pada saat beliau sedang ihram di kepalanya karena penyakit migrain yang beliau derita." (HR Al-Bukhari).

Terapi bekam sangat bermanfaat untuk kesehatan dan pengobatan. Karena terapi bekam bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah dan oksigen dari seluruh jaringan saraf halus maupun otot ke seluruh tubuh, terutama ke kepala dan khususnya ke otak. Sampai saat ini, banyak pasien penderita migrain yang merasa sembuh total setelah beberapa kali dibekam plus meminum obat herbal, seperti madu plus habbatussauda. Persentasi kesembuhan pasien migrain mencapai 95 % dan terapi bekam terbukti paling aman, cepat dan tanpa efek samping karena mengikuti sunnah Rasulullah saw. (www.mail-archive.com dan www.nusaku.com dan www.kimiafarma.co.id).

3. Penyempitan Pembuluh Darah

Apabila Anda tiba-tiba merasakan rasa nyeri dada sebelah kiri untuk beberapa detik, maka Anda jangan buru-buru berpikiran bahwa Anda terkena serangan jantung. Karena nyeri dada sebelah kiri ini bisa saja menandakan bahwa Anda terkena penyakit yang disebut aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah. Penyakit ini memang biasanya menyerang pria yang berusia di atas 40 tahun atau pada wanita yang memasuki masa menopause. Akan tetapi akhir-akhir ini, penyakit ini ternyata juga bisa menyerang pria yang berusia di bawah 40 tahun yang memiliki gaya hidup yang tidak sehat. Selain penyakit ini sangat berbahaya, juga bagi kaum pria penyakit ini bisa menyebabkan disfungsi ereksi. Lalu, bagaimana mengatasinya?

Pada saat ini, ada sebuah penyakit yang banyak menyerang pria, terutama dari kalangan pekerja kantoran dan eksekutif muda yang berusia di bawah 40 tahun dengan manajemen diri yang kurang bagus adalah penyakit aterosklerosis dengan gejala nyeri dada di sebelah kiri. Penyakit ini sendiri adalah satu penyakit yang disebabkan oleh proses pengapuran pembuluh darah. Pembuluh darah yang tadinya lentur dan bagus, akan tetapi lama-kelamaan menjadi kaku dan mengapur.

Pengapuran ini bisa terjadi dikarenakan faktor usia, yaitu ketika seseorang menjadi tua. Akan tetapi, penyakit ini bisa menyerang pria yang masih berusia relatif muda, akan tetapi mempunyai gaya hidup yang salah. Percepatan pengapuran lewat gaya hidup yang salah inilah yang menjadi penyebab aterosklerosis pada seseorang yang usianya di bawah 40 tahun.

Selain disebabkan oleh gaya hidup yang salah, penyakit pengapuran pembuluh darah ini bisa juga disebabkan oleh penyakit lain, seperti hipertensi atau penyakit gula yang tidak diobati. Untuk kaum perempuan yang belum menopause, nampaknya penyakit ini tidak mau menyerangnya. Hal ini dikarenakan masih tingginya hormon pada wanita yang masih mengalami menstruasi. Sedangkan penyebab utama dari penyakit ini adalah karena terjadi ketidak seimbangan antara kolesterol yang masuk dengan kolesterol yang keluar. Intinya penyakit ini terjadi karena lebih banyak kolesterol yang masuk dibandingkan dengan yang dikeluarkan. Sehingga kolsterol terus menumpuk, dan akhirnya berkarat serta mempersempit aliran darah. Jika pembuluh darah mengalami penyempitan, tentu aliran darah ke seluruh tubuh yang mengangkut darah yang membawa oksigen dan makanan (gizi) ke seluruh sel-sel tubuh juga akan berjalan tidak lancar, dan ini yang terjadi pada penderita aterosklerosis.

Namun demikian pada dasarnya ada tiga perubahan yang menyebabkan terjadinya aterosklerosis. Pertama karena pembuluh darah arteri kehilangan elastisitas karena serabut-serabut elastis pada dindingnya mengalami degenerasi. Kedua pembuluh arteri menjadi kaku akibat menumpuknya kerak garam-garam mineral pada dindingnya, dan ketiga pembuluh darah arteri menyempit akibat pembentukan jaringan baru atau pengendapan lemak serta kolesterol pada permukaan dindingnya. Jika sebagian besar pembuluh arteri diserang penderita tidak akan mampu lagi melakukan pekerjaan seperti semula. Jika bagian tangan atau kaki yang diserang, maka anggota tubuh tersebut akan mati rasa dan lama kelamaan menjadi lumpuh. Jika sudah tahu akibat yang ditimbulkan aterosklerosis, alangkah baiknya bila kita mulai berhati-hati karena penyakit ini selain dapat menimbulkan serangan jantung juga memungkinkan penderitanya (kaum pria) akan mengalami disfungsi ereksi. Oleh karena itu, cepat-cepatlah berbekam untuk mengeluarkan darah yang mengandung kolesterol ini. Terapi bekam bukan bertujuan untuk menghancurkan lapisan lemak yang menempel di diding pembuluh darah, tetapi langsung mengangkat dan membuang lapisan lemak yang bertumpuk atau menempel di dinding pembuluh darah. Sehingga peredaran darah yang tadinya tersumbat menjadi lancar kembali.

www.kimiafarma.com

4. Insomnia

Kesehatan seseorang sangat mendukung aktifitasnya sehari-hari. Akan tetapi, terkadang kesehatan ini bisa terganggu, misalnya karena gangguan susah tidur yang lebih dikenal dengan istilah insomnia. Sehingga kondisi tubuh pun menjadi menurun dan berakhir dengan sakit. Banyak sekali faktor yang bisa menyebabkan gangguan tidur, seperti yang diungkapkan oleh dr. Nino Murcia, dokter yang memimpin Klinik Insomnia di Stanford Amerika Serikat, ”Belum pernah ditemukan gangguan tidur yang hanya disebabkan oleh satu faktor, melainkan selalu dipicu oleh banyak faktor.”

Para ahli menemukan, setidaknya ada lima faktor pemicu insomnia, di antaranya:

1. predisposisi psikologis dan biologis.

2. penggunaan obat-obatan dan alkohol.

3. lingkungan yang mengganggu, seperti bising.

4. kebiasaan buruk, seperti sering begadang, dan

5. gangguan Jin.

Faktor psikologis dan biologis terkadang akan menyatu menjadi bentuk psikosomatis, yakni persoalan psikologis yang berdampak terhadap biologis dan atau sebaliknya. Misalnya, seseorang yang jantungnya mudah berdebar-debar (berdetak dengan cepat) dan suhu tubuhnya lebih hangat dari biasanya, maka berkecenderungan untuk susah tidur akan sangat tinggi.

Di samping faktor psikologis, ternyata beberapa penyakit fisik juga menjadi aspek pencetus gangguan insomnia, misalnya asma, rematik, maag, ginjal dan thyroid. Secara khusus, faktor psikologis paling berperan terhadap kecenderungan insomnia, karena ketegangan pikiran seseorang bisa memengaruhi sistem saraf pusatnya (SSP) sehingga kondisi fisiknya senantiasa siaga. Misalnya ketika seseorang sedang menghadapi problematika pelik di lingkungan kantornya, maka jika ambang psikologisnya sedang rendah, maka fisiknya akan susah diajak untuk bekerja sama untuk tidur. Gangguan susah tidur ini tentu saja akan berdampak negatif terhadap kesehatan seseorang yang bersangkutan, di antaranya akan mengganggu daya tahan tubuh seseorang (imunitas tubuhnya menurun), sehingga akan berpeluang terhadap munculnya berbagai macam penyakit. Sebab, tubuh manusia diciptakan dan secara alamiah sangat memerlukan kepada tidur untuk memperbaiki jaringan tubuhnya yang telah terpakai ketika beraktifitas.

Oleh karena itu, Allah swt berfirman, "Dan Kami menjadikan tidurmu untuk istirahat." (QS An-Naba [78]: 09).

Dengan tidur sebenarnya sesorang melakukan pembersihan diri dari "sampah penyebab kelelahan". Seorang peneliti ahli kimia, dr. P. Carbone dari Amerika Serikat mengungkapkan bahwa dalam sehari, produk "sampah" yang berasal dari seluruh kegiatan otot tubuh (sebagian besar terdiri dari dioksida dan asam laktat) akan menumpuk di dalam darah dan mempunyai efek negatif terhadap syaraf, sehingga akan menyebabkan rasa lelah dan mengantuk. Selama tidur "sampah" ini akan dimusnahkan, sehingga saat bangun tidur, tubuh akan terasa segar.

Gangguan tidur ini bisa dibantu dengan banyak berzikir supaya hati (psikis) menjadi tenang, karena hati yang tenang akan memudahkan seseorang untuk tidur.

Allah swt berfirman, "Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS Ar-a'd [13]: 28)

Terapi bekam juga sangat membantu untuk melemaskan syaraf-syaraf yang tegang dan mengobati gangguan susah tidur yang disebabkan oleh gangguan Jin. Karena bekam bisa mengeluarkan Jin yang bersarang di dalam tubuh seseorang. Kita tahu bahwa Rasulullah saw telah menjelaskan bahwa setan (termasuk Jin) berjalan di dalam tubuh seorang manusia seiring dengan peredaran darahnya. Terkadang juga, area tubuh pasien yang dibekam adalah tempat bersarangnya Jin. Oleh karena itu, apabila area tersebut dibekam, maka si Jin akan ikut keluar bersamaaan dengan keluarnya darah bekam dan dengan izin Allah swt, si Jin akan segera pergi.

Rasulullah saw bersabda,

إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنْ ابْنِ آدَمَ مَجْرَى الدَّمِ

"Sesungguhnya setan berjalan di dalam tubuh anak Adam seiring dengan peredaran darah." (HR Al-Bukhari).

Sumber:

www.sinarharapan.co.id

www.indomedia.com

5. Serangan Jantung

Jantung adalah organ berupa otot, berbentuk kerucut dan berongga. Berat jantung kira-kira 300 gram, atau sesuai dengan genggaman tangan seseorang. Agar jantung berfungsi sebagai pemompa (darah) yang efisien, maka otot-otot jantung, rongga atas dan rongga bawahnya harus berkontraksi secara bergantian. Laju denyut jantung atau kerja pompa ini dikendalikan secara alami oleh suatu pengatur irama, yang terdiri dari nodus sinotrialis, yang terletak di dalam dinding serambi kanan. Sebuah impuls listrik yang ditransmisikan dari nodus sinotrialis ke kedua serambinya akan menjadikan keduanya berkontraksi secara serentak. Arus listrik ini selanjutnya diteruskan ke dinding-dinding bilik, sehingga bilik-bilik jantung berkontraksi secara serentak. Periode kontraksi ini disebut systole. Selanjutnya, periode ini diikuti dengan sebuah periode relaksasi pendek -kira-kira 0,4 detik- yang disebut diastole, sebelum impuls berikutnya datang. Nodus sinotrialus akan menghasilkan sekitar 60 sampai 72 impuls seperti ini setiap menitnya ketika jantung sedang santai. Produksi impuls-impuls ini juga dikendalikan oleh suatu sistem syaraf yang disebut sistem syaraf otonom, yang bekerja di luar keinginan kita. Sistem listrik built-in inilah yang menghasilkan kontraksi-kontraksi otot jantung beirama yang disebut denyut jantung.

Penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu pada orang Amerika dewasa. Setiap tahunnya, di Amerika Serikat:

  • 478.000 orang meninggal karena penyakit jantung koroner.
  • 1,5 juta orang mengalami serangan jantung.
  • 407.000 orang mengalami operasi peralihan.
  • 300.000 orang menjalani angioplasti.

Di antara faktor pemicu serangan jantung ialah merokok, mengonsumsi makanan berkolestrol tinggi, kurang gerak, malas berolahraga, stres, dan kurang istirahat. Sedangkan untuk faktor-faktor risiko penyakit jantung koroner adalah sebagai berikut:

ü memasuki usia 45 tahun bagi pria. Bagi wanita, memasuki usia 55 tahun atau mengalami menopause dini (sebagai akibat operasi).

ü riwayat penyakit jantung dalam keluarga.

ü diabetes. Kebanyakan penderita diabetes meninggal bukanlah karena meningkatnya level gula darah, namun karena kondisi komplikasi jantung mereka.

ü merokok.

ü tekanan darah tinggi (hipertensi).

ü kegemukan (obesitas). Obesitas tengah (perut buncit) adalah bentuk dari kegemukan. Walaupun semua orang gemuk cenderung memiliki resiko penyakit jantung, orang dengan obesitas tengah lebih-lebih lagi.

ü stress. Banyak penelitian yang sudah menunjukkan bahwa, bila menghadapi situasi yang tegang, dapat terjadi arithmias jantung yang membahayakan jiwa.

Sumber:

www.wikipedia.org

5. Stroke

Pernahkan Anda mendengar istilah stroke? Nas-alullaahal 'aafiyah (semoga Allah menyehatkan kita). Stroke yang dikenal dengan istilah lumpuh adalah sebuah gangguan salah satu atau semua bagian tubuh sehingga tidak bisa berfungsi secara normal (tidak bisa menggerakkan atau tidak bisa melangkahkan) yang terjadi akibat pasokan darah ke (suatu bagian) otak tiba-tiba terganggu, misalnya karena penyumbatan atau karena pecah pembuluh darah di otak.

Dahulu, penyakit stroke jarang sekali ditemukan. Karena, orang-orang zaman dahulu sering beraktifitas, sehingga tubuh mereka sehat dan makanan mereka pun masih sehat, tidak banyak mengandung kolesterol atau bahan-bahan kimia. Pada zaman sekarang, orang sudah tidak mau lagi berjalan kaki. Ke mana-mana, walaupun berjarak dekat, orang-orang zaman sekarang selalu ingin mengendarai kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, dan juga, jenis makanan orang zaman sekarang sudah banyak berubah, sekarang banyak sekali orang-orang yang mengonsumsi makanan junk food, makanan cepat saji dan berkelesterol dan berkafein tinggi.

Apabila Anda seorang perokok berat, hobi memakan makanan berlemak tinggi dan malas berolah raga? Atau Anda mengidap penyakit hipertensi? Hati-hati saja, Anda termasuk orang yang memiliki resiko tinggi terserang stroke.

Pada awal-awalnya, stroke hanya menyerang orang-orang lanjut usia. Tetapi, seiring dengan perjalanan waktu, kini orang-orang usia produktif pun terancam oleh serangan stroke, bisa menyerang siapa saja, tanpa memandang jabatan ataupun tingkat sosial ekonomi seseorang. Ketika terjadi serangan stroke karena penyumbatan darah, maka jaringan otak akan kekurangan aliran darah yang akan menyebabkan serangkaian reaksi bio-kimia yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel otak. Kematian jaringan otak dapat menyebabkan hilangnya fungsi yang dikendalikan oleh jaringan tersebut. Stroke bisa terjadi karena ada cabang pembuluh darah yang tersumbat oleh emboli yang berbentuk kolesterol atau mungkin udara.

Stroke dibagi menjadi dua jenis, yaitu stroke hemorragik dan stroke iskemik. Kita harus waspada akan serangan stroke. Karena negara adikuasa seperti AS yang terkenal maju di bidang ilmu kedokterannya saja tidak mampu menanganinya. Stroke adalah penyebab ketiga kematian di AS dan merupakan penyebab utama kelumpuhan. Lebih dari USD 40 milyar (Rp 480 trilyun) dihabiskan untuk perawatan stroke. 80% stroke disebabkan oleh penggumpalan darah (ischemic strokes). Sisanya disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah (hemorrhagic strokes).

Pada stroke hemorragik, pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya. Hampir 70 persen kasus stroke hemorrhagik, yaitu stroke yang diakibatkan oleh hipertensi. Pada stroke iskemik, penyumbatan bisa terjadi di sepanjang jalur pembuluh darah arteri yang menuju ke otak. Stroke iskemik biasanya disebabkan oleh penggumpalan darah (kolesterol tinggi).

Di antara tanda-tanda serangan stroke yang harus diwaspadai adalah seperti tersebut di bawah ini:

ü Tiba-tiba merasa baal atau lemas, terutama di salah satu sisi tubuh.

ü Tiba-tiba mengalami kelemahan atau kelumpuhan lengan atau tungkai atau salah satu sisi tubuh.

ü Tiba-tiba kehilangan sebagian penglihatan atau pendengaran.

ü Tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan susah berjalan.

ü Sakit kepala dan pusing yang berat dan terjadi mendadak tanpa sebab yang jelas.

ü Tiba-tiba mengalami kesulitan berbicara tidak jelas (rero).

ü Sulit memikirkan atau mengucapkan kata-kata yang tepat.

ü Hilangnya pengendalian terhadap kandung kemih.

ü Pingsan.

Untuk mencegah dan mengobati stroke, terutama yang disebabkan oleh penggumpalan darah dan tekanan darah tinggi bisa diobati dengan terapi bekam. Yaitu sebuah metode untuk mengeluarkan darah statis (darah beku) dari tubuh sehingga penggumpalan darah tidak terjadi atau menjadi berkurang. Selain itu, bekam bisa mengurangi volume darah di dalam tubuh, sehingga tekanan darah akan menjadi turun seketika.

6. Asam Urat

Dahulu banyak orang yang salah persepsi tentang penyakit asam urat. Ada orang yang menyangka bahwa penyakit asam urat adalah sebuah penyakit yang timbul karena sering mandi di malam hari. Padahal, antara mandi malam dan penyakit asam urat ini tidak ada kaitannya. Penyakit asam urat ini sudah dikenal sejak 2000 tahun yang lalu dan menjadi salah satu penyakit tertua yang dikenal manusia.

Gangguan asam urat ditandai dengan serangan (rasa sakit) tiba-tiba di aderah persendian. Saat bangun tidur misalnya, ibu jari kaki dan pergelangan kaki Anda terasa panas terbakar, sakit dan membengkak. Bahkan selimut yang Anda gunakan terasa seperti batu yang membebani kaki Anda. Seperti itulah gejala asam urat atau arthritis gout. Gangguan asam urat disebabkan oleh tingginya kadar asam urat di dalam darah yang disebabkan oleh penumpukan kristal di daerah persendian sehingga menimbulkan rasa sakit. Selain rasa sakit di persendian, asam urat juga menyerang ibu jari kaki, dapat membentuk tofi atau endapan natrium urat dalam jaringan di bawah kulit, atau bahkan menyebabkan terbentuknya batu ginjal.

Jika tidak diatasi gangguan asam urat ini sangat mengganggu aktivitas Anda. Oleh karena itu, segeralah berbekam di sendi-sendi yang terasa sakit. Biasanya darah yang mengandung purin akan berwarna merah muda dan berbusa. Alangkah baiknya dibantu dengan mengatur pola makan. Menu makanan harus diperhatikan agar lebih banyak makanan dengan kandungan nukleotida purin yang rendah.

Apabila telah terjadi pembengkakan sendi, maka penderita gangguan asam urat harus melakukan diet rendah purin. Akan tetapi, karena hampir semua bahan makanan sumber protein banyak yang mengandung nukleoprotein, maka hal ini hampir tidak mungkin dilakukan. Maka yang harus dilakukan adalah dengan membatasi asupan purin menjadi 100-150 mg purin per hari (diet normal biasanya mengandung 600-1.000 mg purin per hari).

Jumlah asupan kalori harus benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan tubuh berdasarkan pada tinggi dan berat badan. Penderita gangguan asam urat yang kelebihan berat badan, berat badannya harus diturunkan dengan tetap memperhatikan jumlah konsumsi kalori. Asupan kalori yang terlalu sedikit juga bisa meningkatkan kadar asam urat. Hal ini disebabkan adanya keton bodies yang akan mengurangi pengeluaran asam urat melalui urin.

Karbohidrat komplek seperti nasi, singkong, roti dan ubi sangat baik dikonsumsi oleh penderita gangguan asam urat, karena sumber karbohidrat komplek ini mampu meningkatkan pengeluaran asam urat melalui urin (air kencing). Asupan karbohidrat komplek ini sebaiknya tidak kurang dari 100 gram per hari. Karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, gulali dan sirop sebaiknya dihindari. Karena fruktosa akan meningkatkan kadar asam urat di dalam darah.

Perhatikan pula asupan protein yang berasal dari hewan. Karena protein hewani dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam darah. Misalnya hati, ginjal, otak, paru, limpa (jeroan). Asupan protein yang dianjurkan bagi penderita gangguan asam urat adalah sebesar 50-70 gram/hari atau 0,8-1 gram/kg berat badan/hari. Sumber protein yang disarankan adalah protein nabati yang berasal dari susu, keju dan telur.

Untuk penderita asam urat sangat dianjurkan untuk banyak minum air putih. Karena air putih dapat membantu membuang asam urat melalui urin. Karena itu, Anda disarankan untuk meminum air putih minimal sebanyak 2,5 liter atau 10 gelas per hari. Air minum ini bisa berupa air putih masak atau teh. Selain dari minuman, cairan juga bisa diperoleh melalui buah-buahan segar yang mengandung banyak air. Buah-buahan yang disarankan adalah semangka, melon, blewah, nanas, belimbing manis, dan jambu air. Selain buah-buahan tersebut, buah-buahan yang lain juga boleh dikonsumsi karena buah-buahan sangat sedikit mengandung purin. Buah-buahan yang sebaiknya dihindari adalah alpukat dan durian, karena keduanya mempunyai kandungan lemak yang tinggi.

Berdasarkan penelitian diketahui bahwa kadar asam urat mereka yang mengkonsumsi alkohol lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsi alkohol. Hal ini adalah karena alkohol akan meningkatkan asam laktat plasma. Asam laktat ini akan menghambat pengeluaran asam urat dari tubuh.

Sumber:

www.jawaban.com

Wallahu A'lam.

Profesi Juru Bekam

Di antara para ulama ada yang membenci profesi juru bekam. Mereka beralasan bahwa profesi juru bekam adalah profesi yang buruk karena langsung bersinggungan dengan najis,[24] yaitu darah manusia yang terkadang bisa mengenai baju atau tubuhnya. Mereka juga beralasan dengan sabda Rasulullah saw,

كَسْبُ الْحَجَّامِ خَبِيْثٌ.

"Profesi juru bekam adalah buruk," [25]

Hadits di atas seolah-olah menerangkan bahwa profesi juru bekam adalah buruk dan jika ada profesi lain, maka harus segera beralih profesi. Tetapi kalau sekiranya tidak ada profesi lain yang bisa dijadikan pekerjaan tetap, maka tidak apa-apa untuk meneruskan profesi juru bekamnya. Tetapi kita yakin bahwa keberadaan seorang juru bekam sangat diperlukan kehadirannya, khususnya oleh kaum muslimin, walaupun profesi ini terkadang dipandang sebelah mata.

Kalau kita perhatikan, ada di antara profesi manusia yang dianggap hina oleh kita. Misalkan saja profesi seorang juru sampah (petugas kebersihan). Orang-orang menganggap bahwa profesi seorang juru sampah (petugas kebersihan) sangat hina dan menjijikan. Akan tetapi, kita tidak sadar bahwa apabila di dunia ini tidak ada juru sampah (petugas kebersihan), apakah hidup kita akan terasa nyaman dengan sampah yang sudah menggunung dan menyebarkan aroma busuk yang tidak sedap? Oleh karena itu, hadits Rasulullah saw di atas jangan disimpulkan bahwa profesi juru bekam dianggap sebagai profesi buruk yang harus ditinggalkan.

Profesi juru bekam walaupun dikatakan buruk, tetapi tidak diharamkan. Karena Rasulullah saw sering dibekam oleh seorang budak yang bernama Abu Thaibah dan beliau selalu memberinya sejumlah uang juga beliau sangat memujinya,

Rasulullah saw bersabda,

نِعْمَ الْعَبْدُ الْحَجَّامُ يُذْهِبُ الدَّمَ وَيُخِفُّ الصُّلْبَ وَيَجْلُوْ عَنِ الْبَصَرِ.

"Sebaik-baik hamba adalah juru bekam, ia membuang darah (darah beku atau darah kotor), meringankan tubuh yang kaku serta menajamkan penglihatan." [26]

Ibnu Abbas meriwayatkan,

احْتَجَمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَأَعْطَى الَّذِيْ حَجَمَهُ أَجْرَهُ، وَلَوْ كَانَ حَرَامًا لَمْ يُعْطِهِ.

"Sesungguhnya Nabi saw pernah dibekam dan beliau memberinya sejumlah uang (upahnya). Kalau saja beliau membencinya, tentu beliau tidak akan memberinya sejumlah uang."[27]

Rasulullah saw mengatakan bahwa profesi juru bekam adalah profesi buruk. Kata-kata beliau tersebut sama halnya dengan kata-kata yang beliau tujukan kepada bawang merah dan bawang putih. Beliau menamakan kedua bawang tersebut dengan nama tumbuhan berbau tidak sedap (buruk). Kejadiannya yaitu ketika para sahabat sedang kelaparan dan mereka hanya menemukan bawang putih. Akhirnya mereka pun memakannya dengan lahap. Kemudian mereka pergi ke mesjid. Ternyata Rasulullah saw mencium bau busuk bawang putih dari mulut para sahabat. Akhirnya Rasulullah saw pun bersabda,

مَنْ أَكَلَ مِنْ هَذِهِ الشَّجَرَةِ الْخَبِيثَةِ شَيْئًا فَلَا يَقْرَبَنَّا فِي الْمَسْجِدِ.

"Barangsiapa yang telah memakan tumbuhan buruk ini jangan mendekati kami di mesjid."

Mendengar sabda ini, para sahabat pun ramai membicarakannya. Ada di antara mereka yang berkata, "bawang putih telah diharamkan, bawang putih telah diharamkan." Akhirnya ucapan ini pun terdengar oleh Rasulullah saw. Maka beliau pun bersabda,

أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّهُ لَيْسَ بِيْ تَحْرِيْمُ مَا أَحَلَّ اللهُ لِيْ، وَلَكِنَّهَا شَجَرَةٌ أَكْرَهُ رِيْحَهَا.

"Wahai sekalian manusia, aku tidak bermaksud mengharamkan sesuatu yang dihalalkan oleh Allah, aku hanya tidak suka dengan baunya yang busuk." [28]

Maksud dari sabda beliau ini bukannya beliau mengharamkan bawah merah dan bawang putih. Beliau hanya merasa terganggu dengan bau yang keluar dari mulut seseorang yang telah memakan bawang merah atau bawang putih.

Wallahu A'lam.

Penutup

Demikianlah sekilas gambaran umum tentang terapi bekam yang dapat penyusun haturkan. Mudah-mudahan bermanfaat, khususnya untuk penyusun sendiri dan umumnya untuk para pembaca yang budiman, kaum muslimin di mana pun berada yang dimuliakan oleh Allah swt.

Profil penyusun:

Dudung Ramdani, Lc dilahirkan di kota Tasikmalaya pada 10 Agustus 1979. Menyelesaikan pendidikan S1-nya di LIPIA (Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab) di Jakarta lulus tahun 2007. Alhamdulillah, telah banyak pasien yang menjalani terapi ruqyah dan bekam dan semuanya telah merasakan khasiat terapi islami warisan Rasulullah saw, yaitu ruqyah syar'iyyah dan bekam.

Daftar Pustaka

Al-Quranul Karim

Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi

KBBI, (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Balai Pustaka, edisi ketiga, 2005.

Lisanul Arab karya Ibnu Mandhur, Darul Fikr cet. 1 tahun 1410 H./ 1990 M. jilid ke-12

Musnad Imam Ahmad

Shahih Al-Bukhari

Shahih Muslim

Sunan Abu Dawud

Sunan At-Tirmidzi

Sunan Ibnu Majah

Tahdzibul Atsar karya Ath-Thabrani

Uyunul Anba fi Thabaqatil Athibba karya Ibnu Abu Ashiba'ah.

Zadul Ma'ad karya Ibnul Qayyim.

Situs Rujukan:

www.3bp.blogspot.com

www.nusaku.com

www.news.bbc.co.uk

www.ptphapros.co.id

www.depkes.go.id

www.mail-archive.com

www.kimiafarma.co.id

www.sinarharapan.co.id

www.indomedia.com

www.thingsnotsaid.org

www.family-help.com

www.wikipedia.org

www.jawaban.com

ANDA INGIN DIBEKAM?

HUBUNGI:

KLINIK RUQYAH SYAR'IYYAH DAN BEKAM

Alamat di atas

MELAYANI JASA PANGGILAN



[1] HR Ahmad, dari Anas bin Malik. Al-Musnad, Darul Hadits Kairo, cet. ke-1 tahun 1416 H./ 1995 M., juz ke-10, hadits no. 11984, hal. 342.

[2] HR Ibnu Majah, dari Ibnu Abbas. Sunan Ibnu Majah, Kitabuth Thibb, Babul Hijamah, Darul Fikr Bairut, dikoreksi oleh Muhammad Fuad Abdul Baqi, juz ke-2, hadits no. 3477, hal. 1151.

[3] HR Muslim, dari Jarir bin Abdullah.

[4] Di antara nama-nama tokoh-tokoh kedokteran muslim selain Ibnu Sina adalah:

1. Al-Razi (841-926 M.) yang dikenal di Barat dengan nama Razes. Nama lengkapnya adalah Abu Bakr Muhammad bin Zakaria Al-Razi. Ia adalah seorang dokter istana Pangeran Abu Shaleh Al-Mansur, penguasa Khurasan (Irak). Lalu Al-Razi pindah ke Baghdad dan menjadi dokter kepala di RS Baghdad dan dokter pribadi khalifah. Salah satu buku kedokteran yang berhasil ditulisnya berjudul Al-Manshuri (Liber Al-Mansofis). Al-Razi menyoroti tiga aspek penting dalam ilmu kedokteran, di antaranya: kesehatan publik, pengobatan preventif dan perawatan penyakit khusus. Bukunya yang lain berjudul Al-Mursyid. Di dalam buku itu, Al-Razi mengupas tentang pengobatan berbagai macam penyakit. Buku lainnya adalah Al-Hawi. Buku yang terdiri dari 22 volume itu menjadi salah satu rujukan di fakultas kedokteran di Paris. Al-Razi juga telah menulis sebuah buku tentang pengobatan cacar air.

2. Al-Zahrawi (930-1013 M.) yang dikenal di Barat dengan nama Abulcasis. Dia adalah ahli bedah terkemuka di Arab. Al-Zahrawi telah menempuh pendidikan kedokterannya di Universitas Cordoba (di Spanyol sekarang). Dia menjadi dokter istana pada masa Khalifah Abdel Rahman III. Sebagain besar hidupnya didedikasikan untuk menulis buku-buku kedokteran dan khususnya tentang masalah bedah. Salah satu dari empat buku kedokteran yang ditulisnya berjudul, At-Tastif Liman Ajiz ’anit Ta’lif (ensiklopedia ilmu bedah terbaik pada abad pertengahan). Buku tersebut digunakan di Eropa sampai abad ke-17. Al-Zahrawi menerapkan cautery untuk mengendalikan pendarahan. Dia juga menggunakan alkohol dan lilin untuk mengentikan pendarahan dari tengkorak selama melakukan pembedahan (bedah tengkorak). Al-Zahrawi juga menulis buku tentang operasi gigi.

3. Ibnu Rusdy atau Averroes (1126-1198 M.). Dokter kelahiran Granada Spanyol ini sangat dikagumi oleh para sarjana kedokteran di Eropa. Kontribusinya terhadap kedokteran tercantum di dalam karyanya yang berjudul, Al-Kulliyat fi At-Tibb (Colliyet) yang berisi tentang rangkuman ilmu kedokteran. Buku kedokteran lainnya yang beliau karang berjudul Al-Taisir yang mengupas praktik-praktik kedokteran.

4. Ibnu El-Nafis (1208-1288 M.) (penemu sistem peredaran darah tubuh manusia sebelum Wiliam Harvey …-…). Beliau terlahir di awal era meredupnya perkembangan kedokteran Islam. Ibnu El-Nafis sempat menjadi kepala RS Al-Manshuri di Kairo. Sejumlah buku kedokteran yang telah ditulisnya, salah satunya yang tekenal adalah Mujaz Al-Qanun. Buku tersebut berisi kritik dan penambahan atas kitab yang telah ditulis oleh Ibnu Sina.

5. Beberapa nama dokter muslim terkemuka lainnya yang juga mengembangkan ilmu kedokteran di antaranya: Ibnu Wafid Al-Lakhm, seorang dokter yang terkemuka di Spanyol; Ibnu Tufails, seorang ahli kedokteran yang hidup sekitar tahun 1100-1185 M. dan Al-Ghafiqi, seorang ahli kedokteran yang mengoleksi tumbuh-tumbuhan dari Spanyol dan Afrika. Setelah abad ke-13 M., ilmu kedokteran yang dikembangkan oleh para sarjana muslim mengalami masa stagnasi yang kemudian surut dan mengalami kemunduran, seiring runtuhnya era kejayaan Islam di abad pertengahan.

[5] Uyunul Anba fi Thabaqatil Athibba, karya Ibnu Abu Ashiba'ah, Bab Tujuh, Thabaqatil Athibba Alladzina Kanu fi Awwali Zhuhuril Islami min Athibbail Arab wa Ghairihim, hal. 163, dikoreksi oleh DR. Nizar Ridha, Dar Maktabatul Hayat Bairut Libanon.

[6] HR Al-Bukhari, dari Ibnu Abbas. Kitabur Riqaq, Bab La Aisya Illa Aisyal Akhirah, hadits no. 6412, hal. 1113. Darus Salam Riyadh, KSA, cet. ke-2, Dzulhijjah 1419 H./ Maret 1999 M.

[7] Lisanul Arab, bab hajama, hal 117, Darul Fikr, cet. 1, jilid ke-12 tahun 1410 H./1990 M.

[8] KBBI, hal. 121, Balai Pustaka, edisi ketiga, 2005.

Darah yang dikeluarkan melalui hisapan mangkuk bekam adalah darah yang berada di bawah kulit (memasok vitamin dan zat-zat berguna lainnya ke kulit). Darah kita bisa saja mengandung zat-zat beracun yang bersumber dari makanan yang kita makan dikarenakan mengandung zat berbahaya seperti pestisida, insektisida, fungisida, zat pewarna, penyedap makanan, MSG (mono sodium glutamat), hormon dan logam berat. Bisa melalui minuman yang kita minum yang mengandung zat berbahaya seperti zat pewarna, zat aroma essence, logam berat, bahan kimia dan lain-lainnya. Bisa juga melalui pernafasan, yaitu ketika tubuh kita menghirup zat berbahaya yang tersebar di udara disebabkan oleh asap kendaraan, asap pabrik, asap rokok dan asap lainnya. Atau bisa juga melalui obat-obatan yang berupa antibiotik, analgesik, anti piretic dan lain sebagainya. Dari keempat pintu masuk tersebut, maka darah yang terkontaminasi zat-zat berbahay tersebut biasanya tidak seratus persen bisa dibersihkan oleh hati dan biasanya menumpuk di bawah kulit. Jika darah yang mengandung zat-zat berbahaya tersebut tidak dikeluarkan, maka kerja hati akan semakin berat ketika menyaring zat-zat berbahaya yang masuk ke dalam tubuh. Maka tubuh kita akan melemah dan mudah terserang penyakit. Untuk mengurangi penumpukan zat-zat beracun tersebut di dalam tubuh kita, maka tidak ada cara yang paling efektif untuk mengeluarkannya selain bekam. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode pengobatan bekam merupakan suatu teknik detoksifikasi (pengeluaran racun dari dalam tubuh) yang efektif untuk menyembuhkan berbagai macam jenis penyakit dari yang ringan sampai berat sekalipun, yaitu dengan cara menghilangkan sumber penyakitnya dan bukan gejalanya saja.

[9] HR Al-Bukhari, dari Ibnu Abbas. Kitabuth Thibb, Babusy Syifa fi Tsalatsatin, hadits no. 5681, hal. 1006. Darus Salam Riyadh, KSA, cet. ke-2, Dzulhijjah 1419 H./ Maret 1999 M.

Darah yang diambil dengan metode bekam adalah darah yang berada di bawah lapisan jaringan kulit dan kapiler, bukan dari pembuluh vena atau arteri. Hal ini dikarenakan kulit merupakan jaringan terbesar di tubuh manusia. Para ahli kesehatan sepakat bahwa pengobatan yang baik adalah pengobatan dari luar dan dari dalam. Pengobatan luar bisa dengan berbekam dan pengobatan dari dalam bisa dengan cara meminum madu. Dengan cara berbekam dan meminum madu merupakan kekuatan yang sinergis untuk menjaga kesehatan dan sekaligus mengobati penyakit yang diderita umat manusia.

[10] HR Ath-Thabari, dari Anas bin Malik. Tahdzibul Atsar karya Ath-Thabari, Kitab Dzikru Dzalik, Bab idza Haja Biahadikum Dam. Hadits ini dishahihkan oleh Al-Albani.

[11] HR Ahmad, dari Anas bin Malik. Al-Musnad, Darul Hadits Kairo, cet. ke-1 tahun 1416 H./ 1995 M., juz ke-10, hadits no. 11984, hal. 342.

[12] Sekurangnya ada 90 jenis penyakit yang bisa dibantu penyembuhannya dengan metode bekam. Seperti kegemukan, penyakit kaki gajah, sakit pinggang, sakit perut, sembelit, gangguan jantung dan lambung, menurunnya fungsi lambung, alergi makanan, rematik, sesak nafas, asma, susah tidur, mencret, kram otot, kencing manis, gangguan kandung empedu dan hati, menggigil tanpa demam, ngompol, amandel, gatal-gatal, radang usus besar, tekanan jiwa yang berat, gangguan kandung empedu, siklus haidh tidak teratur, ginjal, tekanan darah tinggi, rasa sakit di lutut dan kaki, sakit di sekitar tulang belakang, gangguan jiwa, lumpuh karena penyumbatan darah, encok, rematoid, bisul, menurunnya daya tahan tubuh, sinusitis, sakit di daerah perut, gangguan lambung dan tukak lambung, wasir, mandul, terlalu banyak tidur, migrain, memperbaiki sirkulasi darah, penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah, sakit punggung, sakit bahu dan tengkuk, badan kurus, membantu meninggalkan kebiasaan merokok,, pendengaran berkurang, varises, melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi, kaki dan tangan kesemutan, salah urat, lumpuh menyeluruh, pusing karena gangguan lambung, pusing karena sembelit, gangguan prostat dan lemah syahwat, pusing karena gangguan tulang belakang, pusing karena gangguan di empedu dan hati, pusing pada saat menstruasi bulanan bagi wanita, rasa sakit di tungkai dan telapak kaki, dingin di telapak kaki, tegang dan gelisah, tumor otak, penebalan dan pengerasan telapak kaki, lutut yang kaku, gangguan pankreas, kejang-kejang, penyakit mata, mundurnya fungsi sel-sel otak, berhenti haidh, pembengkakan testis, tekanan darah rendah pusing karena mata lelah, pusing karena tekanan darah tinggi, pusing karena sinusitas, pusing karena anemia, pusing karena flu.

[13] Proses pengobatannya hampir sama dengan metode akupuntur. Bedanya, titik saraf yang menjadi simpul penyakit bukan ditusuk dengan jarum seperti pada saat menjalani terapi akupuntur, tetapi, dengan cara pembekaman. Setelah seseorang dibekam, biasanya ia akan merasakan badannya lebih segar dan tidurnya lebih nyenyak.

[14] Zadul Ma'ad karya Ibnul Qayyim, 4/115, Fi Hadyihi Shallallahu Alaihi wa Sallam fi Ilajis Sihri Alladzi Saharathul Yahudu Bihi, Muassasah Ar-Risalah Nasyirun, cet, ke-3, 2001 M./ 1421 H.

[15] HR Ibnu Majah, dari Ibnu Umar. Sunan Ibnu Majah, Kitabuth Thibb, bab fi Ayyil Ayyami Yahtajim, juz ke-2, hadits no. 3487, hal. 1154. Darul Fikr Bairut Libanon cet. ke…tahun….

[16] HR. Abu Dawud, Kitabuth Thibb, Bab Mata Tustahabbul Hijamah, juz ke-3, hadits no. 3861, hal. 385, Darul Fikr Bairut Libanon, 1994 M./ 1414 H.

[17] Lihat di dalam www.thingsnotsaid.org

[18] Al-Adzkar, karya Imam An-Nawawi, dari Ali bin Abu Thalib. Kitabul Adzkar Al-Mutafarriqah, Bab Ma Yaqulu Indal Hijamah, hadits no. 902, hal. 233, cet. ke-1 2004 M./ 1424 H. Hadits ini dilemahkan oleh Imam Al-Albani.

[19] HR Muslim, dari Abu Said Al-Khudri, Kitabus Salam, Babut Tadawi Bil Asal, hadits no. 5770, hal. 981.

[20] HR Al-Bukhari, dari Said bin Yasar, Kitabul Mardha, Bab Ma Ja-a fi Kaffaratil Mardha, hadits no. 5645, hal. 999. Darus Salam Riyadh, KSA, cet. ke-2, Dzulhijjah 1419 H./ Maret 1999 M.

[21] HR Al-Bukhari, dari Aisyah, Kitabul Mardha, Bab Ma Ja-a fi Kaffaratil Mardha, hadits no. 5640, hal. 999. Darus Salam Riyadh, KSA, cet. ke-2, Dzulhijjah 1419 H./ Maret 1999 M.

[22] HR Ahmad, dari Anas bin Malik. Al-Musnad, Darul Hadits Kairo, cet. ke-1 tahun 1416 H./ 1995 M., juz ke-10, hadits no. 11984, hal. 342.

[23] HR Ath-Thabari, dari Anas bin Malik. Tahdzibul Atsar karya Ath-Thabari, Kitab Dzikru Dzalik, Bab idza Haja Biahadikum Dam…

[24] Sebagian para ulama berpendapat bahwa darah bukanlah najis. Karena dahulu pun para sahabat pernah shalat dengan luka yang masih mengeluarkan darah dan membasahi pakaian mereka. Kalaulah darah merupakan najis, tentu Rasulullah saw akan menyuruh para sahabatnya untuk mengulangi shalatnya karena shalat mereka tidak sah.

[25] HR Muslim, dari Rafi bin Khadij. Bulughul Maram, Kitabul Buyu, Babul Ijarah wal Musaqat, hadits no. 5, hal. 195. Darul Ilmi, Damaskus.

[26] HR Tirmidzi, dari Ibnu Abbas. Al-Jami Ash-Shahih Sunan At-Tirmidzi,Kitabuth Thibb An Rasulillah, Bab Ma Ja-a fil Hijamah, juz ke-4, hadits no. 2053, hal. 342. Darul Kutub Al-Ilmiyyah Bairut Libanon.

[27] HR Al-Bukhari, dari Ibnu Abbas. Bulughul Maram, Kitabul Buyu, Babul Musaqat wal Ijarah, hadits no. 4, hal. 194. Darul Ilmi Damaskus.

[28] HR Muslim, dari Abu Said Al-Khudri. Kitabul Masajid wa Mawadhiush Shalah, Bab Nahyu Man Kana Akala Tsauman…, hadits no. 1256, hal. 227.

Silahkan Ketik Judul Majalah Ghoib di Bawah ini

Memuat...